Naga Waskita menyebutkan, para penjual dan pembeli telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat pada tanggal 18 Maret 2025. Rencana Pengambilalihan ini tunduk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 9/POJK.04/2018 (POJK 9/2018).
“Sebagaimana disampaikan dalam pemberitahuan, tujuan pembeli melakukan rencana pengambilalihan adalah untuk memperluas perkebunan kelapa sawit dan meningkatkan ketersediaan bahan baku untuk mendukung operasi hilir yang semakin berkembang,” sebut Naga Waskita.
"Sebagai pengendali baru nantinya, Ciliandra Perkasa akan melaksanakan tender wajib," sambungnya.
Adapun per 28 Februari 2025, PT Austindo Kencana Jaya menguasai 40,846% saham, PT Memimpin Dengan Nurani 40,846% saham, Sjakon George Tahija 4,737% saham, dan George Santosa Tahija 4,74% saham. (rpi)
Load more