News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IHSG Naik Tipis di Tengah Ketidakpastian Global, Investor Masih Wait and See Jelang RDG BI

Pergerakan IHSG sepanjang perdagangan cenderung bergerak sideways dalam rentang yang terbatas sampai akhirnya ditutup dengan menguat tipis di level 8.686,47.
Selasa, 16 Desember 2025 - 18:29 WIB
Ilustrasi - Aktivitas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Jakarta, tvOnenews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan di zona hijau pada Selasa (16/12/2025). IHSG terpantau menguat tipis 36,8 poin atau 0,43 persen dan berakhir di level 8.686,47.

Sejalan dengan IHSG, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan juga ditutup menguat. Indeks tersebut naik 1,47 poin atau 0,17 persen ke posisi 854,33.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari Antara, Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim mengatakan pergerakan IHSG sepanjang perdagangan cenderung bergerak sideways dalam rentang yang terbatas.

Menurutnya, pelaku pasar alias investor masih wait and see dan lebih banyak melakukan transaksi jangka pendek.

Kehati-hatian investor ini dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian global, seiring banyaknya rilis data ekonomi dunia sepanjang pekan ini serta agenda pertemuan sejumlah bank sentral yang membahas arah kebijakan moneter.

Selain itu, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia dijadwalkan berlangsung pada Rabu (17/12). Ratna menilai investor masih menunggu hasil rapat tersebut sehingga cenderung menahan diri dalam mengambil posisi.

"Diperkirakan BI akan mempertahankan BI Rate pada level 4,75 persen di tengah pelemahan rupiah," ujar Ratna.

Ilustrasi - Bursa Efek Indonesia (BEI).
Ilustrasi - Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Dengan kondisi tersebut, Ratna menilai IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan jika mampu bertahan dan ditutup di atas level 8.750.

Namun, jika level tersebut gagal ditembus, IHSG diperkirakan bergerak konsolidasi di kisaran 8.600 hingga 8.750.

Dari sentimen global, mayoritas indeks saham di kawasan Asia ditutup melemah pada Selasa (16/12). Pelemahan tersebut dipicu tekanan jual pada saham-saham sektor kecerdasan buatan di Wall Street.

Sementara itu, bursa saham Eropa dibuka cenderung melemah akibat koreksi pada saham sektor pertahanan. Tekanan tersebut seiring berlanjutnya pembicaraan terkait upaya mengakhiri konflik di Ukraina.

"Indeks futures di bursa Wall Street bergerak melemah menantikan data nonfarm payrolls," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada perdagangan Selasa, saham-saham yang mencatatkan kenaikan terbesar antara lain BBRM, DPUM, SOCI, LABA, dan AMAN. Adapun saham yang mengalami penurunan paling dalam meliputi ERTX, CTTH, PPRE, VINS, dan HDFA.

Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2.746.132 kali dengan volume perdagangan mencapai 49,88 miliar saham. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp29,60 triliun. Sebanyak 355 saham ditutup menguat, 296 saham melemah, dan 146 saham bergerak stagnan. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.
DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya dari ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla, April hingga Agustus.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT