News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Jujur Penjaga Kos soal Kondisi Sebelum Diplomat Arya Daru Ditemukan Tewas: Nggak Disuruh Istrinya, Saya Tidur

Penjaga kos Siswanto menyampaikan kondisi sebelum menemukan jasad diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan alias ADP (39). Ia mengaku sempat tidur sebelum dihubungi istri korban.
Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:10 WIB
Penjaga kos, Siswanto bongkar peristiwa sebelum diplomat Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan ditemukan tewas
Sumber :
  • tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com - Penjaga kos Siswanto menyampaikan kondisi sebelum menemukan jasad diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Arya Daru Pangayunan alias ADP (39).

Siswanto mengatakan bahwa, saat itu dirinya mengintip kamar indekos nomor 105 karena disuruh Meta Ayu Puspitantri (MAP), istri Arya Daru Pangayunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ditanya mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Oegroseno, Siswanto mengatakan, ia sedang tidur dari sore hari sebelum dihubungi istri Arya Daru.

"Saya dari sore malah tidur kan, karena hujan terus pak waktu malam Selasa itu hujan terus," kata Siswanto saat diwawancarai kepada Tim Fakta tvOne di tempat kejadian perkara (TKP) di Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/8/2025).

Penjaga kos Guest House Gondia tersebut mengatakan, kondisi cuaca sebelum ADP ditemukan tewas kebetulan sangat tidak mendukung.

Kolase Diplomat Muda Arya Daru Pangayunan dan istri serta penjaga indekos
Kolase Diplomat Muda Arya Daru Pangayunan dan istri serta penjaga indekos
Sumber :
  • Istimewa

 

Siswanto selaku penjaga kos pada waktu itu lebih memilih istirahat sejak sore akibat cuacanya hujan deras.

Namun, Siswanto selalu dihubungi istri korban yang telah mempunyai firasat buruk kepada sang suami.

Pasalnya, istri korban menghubungi Siswanto berkali-kali. Pada percobaan pertama dan kedua gagal, tetapi yang ketiga sukses.

Siswanto menyebut istri korban pertama kali menghubunginya sekitar pukul 00.30 WIB dan pagi hari.

"Terus makanya saya pakai sarung habis shalat Isya itu kan," tutur dia.

Merujuk dari rekaman CCTV yang viral di media sosial, Siswanto terekam dalam video CCTV menunjukkan waktu telah dini hari.

Gerak-gerik Mencurigakan Terekam CCTV pada Tengah Malam dan Pagi Hari sebelum Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan Ditemukan Tewas
Gerak-gerik Mencurigakan Terekam CCTV pada Tengah Malam dan Pagi Hari sebelum Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan Ditemukan Tewas
Sumber :
  • Tangkapan layar

 

Siswanto pada saat itu tidak mengenakan baju dan hanya pakai sarung, dengan dalih baru selesai shalat Isya pasca bangun tidur.

Pada CCTV pukul 00.27 WIB, Siswanto yang hanya mengenakan sarung kepergok mondar-mandir di depan kamar indekos korban.

Gelagatnya pun dinilai sangat mencurigakan, sehingga Siswanto dituduh oleh publik sebagai pelaku di kasus kematian ADP.

Tak ayal, Siswanto pada saat itu terlihat tengah mengintip lewat jendela kamar indekos korban.

Ia menegaskan, gerak-gerik dirinya karena ingin memastikan lampu di kamar mandi masih nyala.

Ia menambahkan bahwa, pengintipan tersebut mengingat ADP tidak terbiasa istirahat di malam hari dengan kondisi gelap, tetapi lampu saat itu mati total.

"Setelah itu saya rebahan langsung tiduran. Itu kalau nggak ditelepon sama istrinya almarhum juga saya nggak bangun," jelasnya.

Soal kegiatan ADP di malam hari, Siswanto menjelaskan, saat itu dirinya tidak mengetahui apa yang dilakukansang diplomat muda.

Kapolsek Menteng Kompol Reza Rahandhi sebelumnya menyampaikan, penjaga kos masih berkomunikasi dengan korban.

Menariknya lagi, diplomat muda asal Sleman tersebut sempat memesan makanan yang diantar ojek online (ojol).

Berdasarkan rekaman CCTV lainnya, sebuah video menunjukkan aktivitas terakhir korban terekam tengah membuang plastik hitam.

"Setengah satu waktu itu saya kaget dengar telepon saya bunyi. (Arya Daru buang sampah dan pesan makanan) nggak ketemu, itu kan dari sore udah tidur," ngakunya.

Ia kembali menegaskan bahwa, dirinya terakhir kali bertemu dan melihat ADP pada Sabtu dan Minggu sebelumnya tengah membawa mobil dinas dari Kemlu RI.

Polda Metro Jaya dalam konferensi pers sebelumnya telah menyampaikan hasil penyelidikan motif kematian ADP tidak terindikasi unsur tindak pidana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesimpulan sementara tersebut berdasarkan hasil pengumpulan 103 barang bukti, keterangan dari 24 saksi, serta pemeriksaan laboratorium forensik.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia disebut memiliki peluang untuk dapat memperkuat posisi sebagai negara yang mandiri di tengah tak menentunya geoekonomi dan geopolitik global dalam kurun waktu belakangan ini.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral