Buat Robot Menyerupai Manusia Bernyawa, Apakah Boleh dalam Islam? Kata Buya Yahya Hukumnya seperti Bikin Patung
- Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV
Pendakwah usia 51 tahun ini menyinggung robot yang dibuat sangat canggih bisa bergerak seakan-akan mempunyai fikiran, tetapi difungsikan dalam beragam keunikan dan memberikan manfaat, maka tidak masalah persoalan hukumnya di agama Islam.
"Itu sah karena mencirikan kecerdasan dan kreatif. Bergerak dan semacamnya begitu kan. Robot bukan untuk senang-senang, ngapain kalau fungsinya bermanfaat harus dibuat menyerupai manusia yang cantik," tuturnya.
Selama robot berfungsi teknologi yang bukan sesuatu berbentuk bernyawa, sangat dianjurkan dan tidak diperdebatkan, semisal ada tangan yang bergerak, bisa mengedipkan mata dengan kondisi bentuk yang tidak sempurna masih boleh.
"Jadi tolong membentuk robot harus sesuai dengan kaidah syariat. Mohon maaf kalau yang di Bali dan Jepang misalnya itu kan sesuai sesuai kepercayaan mereka. Pemahaman ini berlaku di ranah kaum muslimin," ucapnya.
"Terpenting bukan segala sesuatu yang tidak bernyawa. Untuk orang cerdas teknologi juga agama itu hebat, tidak menimbulkan kerusakan nilai teknologi," tandasnya.
(hap)
Load more