Bekasi, tvOnenews.com - Warga Bekasi, Jawa Barat dihebohkan dengan kabar foto retina mata dapatkan sejumlah uang.
Satu persatu warga masih terlihat mendatangi kantor cabang Worldid. Haji Ir. Juanda, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Padahal sejak aplikasi WorldID dibekukan oleh Komdigi, kantor berlantai dua tersebut tidak lagi aktif.
Sejumlah warga juga umumnya datang untuk mendaftar. Namun informasinya, selain untuk mendaftar juga ada yang memverifikasi atau memenuhi undangan dari pihak WorldID.
Mereka sebelumnya telah mendownload dan juga memenuhi berbagai persyaratan dalam aplikasi WorldID tersebut.
Besaran uang yang diterima mulai dari Rp200 ribu hingga Rp800 ribu, hanya dengan foto mata.
Tentu hal ini sangat menggiurkan hingga tidak sedikit warga yang datang ke kantor tersebut.
Sementara itu Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) membekukan sementara tanda daftar untuk penyelenggaraan sistem elektronik World Coin dan WorldID menyusul laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan yang berkenaan dengan layanan digital tersebut.
Pihak Komdigi juga berencana memanggil pihak penyelenggaranya.
Pakar telematika Abimanyu Wahyu Widayat pun menyoroti dampak dan bahayanya memberikan data scan retina sembarangan. (awy)