Pabrik Yamaha Music Product Asia yang ada di Bekasi dikabarkan akan tutup pada akhir Maret 2025. Sedangkan, pabrik Yamaha Indonesia di Pulo Gadung kabarnya akan berhenti beroperasi pada akhir Desember 2025.
Terkait hal tersebut, Menteri Perindustrian (Menperin RI), Agus Gumiwang Kartasasmita telah buka suara.
Ia sudah berkomentar soal banyaknya perusahaan elektronika yang tutup hingga melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).
Di tengah kondisi itu, Menperin masih mengatakan bahwa sebenarnya pertumbuhan industri manufaktur tumbuh baik. Hal itu didasarkan dari Indeks Kepercayaan Industri (IKI) serta Purchasing Manufacture Index (PMI) yang selalu ekspansif di atas 50 poin.
"Ini yang sedang kami pelajari walaupun perusahaan-perusahaan yang tutup itu menurut pandangan kami sama, jadi realisasi investasi baru cukup besar, gapnya menunjukkan manufaktur tumbuh di atas 4 persen, tapi bukan berarti dia mewakili industri sepenuhnya, tapi kasus seperti itu (PHK) harus kita pelajari," katanya seperti mengutip CNBC Indonesia, Rabu (26/2/2025).
Masalah tutupnya pabrik, katanya, harus dilihat secara holistik dari hulu ke hilir agar dapat dicari akar masalah secara utuh.
Sebab jika hanya melihat masalah di hilir, maka akan kesulitan untuk menyelesaikannya dari awal.
Load more