Dalam masalah tersebut, Honda kemudian menawarkan jalan keluar dengan kerja sama senilai US$60 miliar.
Masih pada keteguhan Nissan, lanjut sumber reuters, ia mendapat kesan bahwa Nissan merasa dapat pulih dengan sendirinya, meskipun kesulitan yang dihadapinya semakin meningkat.
"Keteguhan hati itu, dikombinasikan dengan apa yang dilihat manajemen Honda sebagai pengambilan keputusan Nissan yang lambat, turut menghancurkan kesepakatan yang seharusnya menciptakan salah satu produsen mobil terbesar di dunia, ungkap tiga oran," jelas sumber. (vsf)
Load more