News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Syafruddin Kambo: Perginya Sang Pemimpin Umat

Sebagai mantan Wakapolri, sumbangan terbesar almarhum Komjen (P) Pol Syafruddin Kambo bukan hanya di lingkungan birokrasi, tapi justru di lingkup keagamaan.
Senin, 24 Februari 2025 - 20:24 WIB
Pojok KC - Syafruddin Kambo: Perginya Sang Pemimpin Umat
Sumber :
  • tim tvonenews.com

IKUT mengantarkan mantan Wakapolri Komjen (P) Pol Syafruddin Kambo ke peristirahatan terakhirnya di Taman Makam Pahlawan, saya sempatkan diri menatap satu persatu wajah wajah pelayat yang tumplek blek di sekitar pusara almarhum. Mereka yang hadir datang dari berbagai disiplin profesi, ada ulama internasional dan Indonesia, tokoh agama, polisi, tentara, akademisi, birokrat, ustadz, santri, hingga marbot masjid.

Kata orang, kita tak bisa merencanakan siapa yang bakal datang pada pemakaman kita, melihat ratusan orang khusuk melepas tokoh umat ini, saya merasa almarhum memang tidak hanya “orang baik”, tapi juga tergolong tokoh penting, pemimpin umat multi dimensi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak banyak memang perwira polisi bisa terus berkiprah di tingkat nasional, justru setelah paripurna. Syafruddin Kambo sedikit di antaranya. Kita tahu, Pak Syaf, demikian saya biasa menyapa Syafruddin, pernah bertugas sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di masa pemerintahan Presiden Jokowi. Syafruddin menjabat selama sekitar setahun sebelum Presiden melanjutkan periode kedua pemerintahannya pada 2019.

Namun saya kira, sumbangan terbesar Syafruddin bukan di lingkungan birokrasi, tapi justru di ormas keagamaan. Kebetulan saya terlibat cukup dekat, melihat langsung peran kuncinya di ormas Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan tak lama kemudian juga mendirikan Assalam Fil Alamin (ASFA) Foundation.

Pojok KC - Upacara pemakaman mantan Wakapolri Komjen (P) Pol Syafruddin Kambo (Pak Syaf) di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (21/2).
Pojok KC - Upacara pemakaman mantan Wakapolri Komjen (P) Pol Syafruddin Kambo (Pak Syaf) di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (21/2).
Sumber :
  • Ist

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam banyak kesempatan—secara formal maupun ngobrol santai—Pak Syaf-lah yang mengingatkan saya untuk jangan pernah lelah membangun masjid. Saya cukup tahu alasannya. Bagi Syafruddin masjid adalah sentral kegiatan umat, ia poros aktivitas warga. Jika ada masjid yang makmur dan terawat di sekitar warga masyarakat, kehidupan rakyat sekitarnya pasti akan lebih berkualitas.

Dorongan inilah yang membuat saya bisa membangun dan merenovasi 6 masjid di berbagai tempat. Yang mengharukan, Pak Syaf selalu mau membantu baik moral maupun material setiap saya membutuhkan bantuan. Ia datang meresmikan masjid yang kami bangun di mana saja. Termasuk meresmikan masjid di kampung tempat saya dilahirkan, masjid yang sangat bermakna bagi saya, keluarga dan juga masyarakat sekitar, karena namanya diambil dari nama belakang ayah saya, Barokatul Muslimin.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral