News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Penjarahan Brutal ke Pembongkaran: 6 Fakta Mengejutkan Rumah Ahmad Sahroni

Rumah Ahmad Sahroni yang dijarah massa kini resmi dirobohkan. Berikut deretan fakta terbaru soal kerusakan, alasan pembongkaran, dan keputusan Sahroni tetap tinggal.
Sabtu, 15 November 2025 - 18:06 WIB
Kondisi di dalam rumah Politikus Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, setelah penjarahan yang terjadi pada 30 Agustus 2025, di Jalan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (18/10/2025).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Rumah Anggota DPR RI nonaktif Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara, kini resmi dirobohkan. Keputusan itu diambil setelah kediamannya menjadi sasaran penjarahan besar-besaran pada 30 Agustus 2025. 

Aksi massa yang berlangsung selama lebih dari tiga hari tersebut membuat rumah mewah milik politisi Partai Nasdem itu nyaris luluh lantak. Berikut rangkuman fakta-fakta terbaru tentang pembongkaran rumah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Rumah Dirobohkan Setelah Rusak Berat Akibat Dijarah

Pasca-kerusuhan, kondisi rumah Sahroni tidak lagi layak huni. Hampir semua bagian mengalami kerusakan: pagar jebol, pintu digedor, kaca pecah, hingga struktur bangunan retak akibat dorongan massa. Bagian dalam rumah lebih parah lagi. Furnitur hancur, perabot hilang, lantai berantakan, dan hampir seluruh ruangan porak-poranda.

Sahroni menyebut sisa bangunan tidak aman lagi. Karena itu, ia memutuskan untuk mengrobohkan seluruh struktur dan membangun ulang dari nol. Proses pembongkaran dilakukan secara resmi dan disaksikan warga serta tokoh masyarakat.

2. Hampir Seluruh Barang Berharga Hilang atau Hancur

Kerusakan rumah bukan satu-satunya alasan pembongkaran. Pada saat penjarahan, massa mengangkut berbagai barang mewah dari dalam rumah. Barang elektronik seperti televisi, kulkas, serta lampu dan lukisan ikut dibawa kabur. Koleksi pribadi Sahroni seperti tas branded, sepatu mewah, dokumen penting, hingga patung Iron Man ratusan juta raib.

Bahkan uang dolar Singapura pecahan 1.000 tampak disebar ke jalan oleh pelaku penjarahan. Brankas rumah juga diangkut ramai-ramai. Kerugian besar ini membuat rekonstruksi ulang rumah menjadi pilihan paling realistis.

3. Lima Mobil Mewah Rusak Parah, Satu Berhasil Diselamatkan

Aksi massa menghancurkan sedikitnya lima mobil mewah milik Sahroni yang terparkir di garasi. Salah satu yang terekam jelas adalah mobil Lexus yang hancur dipukuli dan dilempari. Sejumlah mobil lain ringsek, kacanya pecah, dan body rusak berat.

Menurut pengakuan warga sekitar, sebagian mobil sebenarnya sudah diamankan lebih dulu. Hanya satu yang tertinggal karena masih dalam pengawasan ajudan. Kerusakan besar pada garasi dan kendaraan juga memperkuat keputusan merobohkan rumah.

4. Fakta Dramatis: Sahroni Bersembunyi di Rooftop dan Toilet Sempit

Di balik rusaknya rumah, terdapat cerita dramatis tentang cara Sahroni menyelamatkan diri. Ia sempat naik ke lantai tiga melalui lift lalu mengganjalnya supaya tidak bisa dipakai penjarah. Setelah itu ia naik ke rooftop lantai empat dan bersembunyi di toilet sempit.

Sahroni meringkuk di bawah wastafel selama berjam-jam sambil menyamarkan wajahnya dengan debu plafon. Ia bahkan sempat ditemukan tiga penjarah, namun lolos setelah berpura-pura sebagai pembantu rumah tangga. Saat situasi mereda, ia melompat ke atap rumah tetangga dan akhirnya selamat.

5. Alasan Sahroni Merobohkan Rumah: “Strukturnya Sudah Tidak Aman”

Dalam podcast Total Politik, Sahroni menegaskan bahwa keputusan merobohkan rumah adalah keputusannya sendiri. Ia menyebut struktur bangunan tidak lagi kokoh setelah diterjang massa. Karena itu, rumah dibongkar total.

Sahroni menyampaikan rencana renovasi tersebut dalam doa bersama yang dihadiri tokoh masyarakat. Rumah baru nantinya akan dibangun dengan material lebih kuat dan desain yang lebih aman jika insiden serupa terjadi.

6. Tetap Tinggal di Tanjung Priok

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski menjadi korban penjarahan besar, Sahroni menegaskan tidak akan pindah dari Tanjung Priok. Ia mengaku tetap ingin tinggal di kawasan yang telah membesarkan namanya. “Gue tetap di sini,” ujarnya.

Dalam proses pembangunan rumah baru, Sahroni bahkan melontarkan candaan mengenai koleksi mobilnya yang rusak. “Nanti mobil gue ditaruh di dinding,” ujarnya sambil tertawa. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Cederai Reformasi 1998

Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Cederai Reformasi 1998

Pakar Hukum Tata Negara, Muhammad Rullyandi menilai wacana penempatan Polri di bawah kementerian merupakan bentuk distorsi terhadap semangat reformasi 1998.
Sambangi Gedung Kemenhut, Kejagung Cocokan Data Dugaan Korupsi Tambang di Konawe Utara

Sambangi Gedung Kemenhut, Kejagung Cocokan Data Dugaan Korupsi Tambang di Konawe Utara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI kembali menepis soal penggeledahan yang dilakukan tim penyidik di Gedung Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI, pada Rabu (7/1/2026) kemarin.
Catat! Lokasi SIM Keliling di Kota Tangerang Hari Ini Jumat 9 Januari 2026

Catat! Lokasi SIM Keliling di Kota Tangerang Hari Ini Jumat 9 Januari 2026

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Jumat (9/1/2026).
Catat! Jadwal SIM Keliling di Kota Tangsel Hari Ini Jumat 9 Januari 2026

Catat! Jadwal SIM Keliling di Kota Tangsel Hari Ini Jumat 9 Januari 2026

Sat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Jumat (9/1/2026).
Indonesia Serukan Dialog di Tengah Konflik Yaman Selatan, Minta Upaya Saudi Gelar Konferensi Damai

Indonesia Serukan Dialog di Tengah Konflik Yaman Selatan, Minta Upaya Saudi Gelar Konferensi Damai

Pemerintah Indonesia memantau ketegangan yang kembali meningkat di Yaman, khususnya di wilayah selatan, menyusul serangkaian serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi ke provinsi al-Dhale pada Rabu (7/1/2026) waktu setempat yang menewaskan empat warga sipil dan melukai enam lainnya.
Wapres Gibran Janjikan Hal Ini ke Warga Terdampak Banjir Bandang di Kalsel

Wapres Gibran Janjikan Hal Ini ke Warga Terdampak Banjir Bandang di Kalsel

Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka memastikan pemerintah akan memperbaiki rumah warga yang rusak akibag banjir bandang di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Trending

Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop, Pendukung Nadiem Makarim Berteriak Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop, Pendukung Nadiem Makarim Berteriak Hal Ini

Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Memdikbudristek), Nadiem Makarim kembali menjalani sidang lanjutan kasus dugaan korupsi laptop Chromebook dengan agenda tanggapan atas nota keberatan atau eksepsi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di PN Tipikor, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Robert Lewandowski Abu-abu di Barcelona, Hansi Flick Akui Tak Bisa Ambil Keputusan

Robert Lewandowski Abu-abu di Barcelona, Hansi Flick Akui Tak Bisa Ambil Keputusan

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyatakan belum dapat memastikan masa depan Robert Lewandowski bersama Blaugrana setelah musim panas mendatang.
Godaan Naturalisasi Menggiurkan, Atlet Panjat Tebing Indonesia Tetap Setia ke NKRI

Godaan Naturalisasi Menggiurkan, Atlet Panjat Tebing Indonesia Tetap Setia ke NKRI

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, mengungkapkan bahwa banyak atlet panjat tebing Indonesia yang mendapat tawaran untuk memperkuat negara lain.
Khutbah Jumat 9 Januari 2026: Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj

Khutbah Jumat 9 Januari 2026: Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj

Berikut bahan rekomendasi teks khutbah Jumat singkat terbaru dengan judul "Mengenal Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj".
Pria di Depok Tewas Dianiaya Anggota TNI AL, Polisi Beberkan Perannya

Pria di Depok Tewas Dianiaya Anggota TNI AL, Polisi Beberkan Perannya

Polres Metro Depok menetapkan lima tersangka dalam kasus turut serta dalam penganiayaan yang dilakukan oknum TNI AL, Serda M terhadap pria berinisial WAT (24) hingga meninggal dunia, dan satu pria lainnya berinisial DN (39) mengalami luka berat, di Gang Swadaya Emas, Tapos, Kota Depok, Jumat (2/1/2026) dini hari.
Sosok Khairun Nisya, Pramugari Gadungan Viral Usai Lolos Pemeriksaan Bandara, Diduga Bukan Kali Pertama

Sosok Khairun Nisya, Pramugari Gadungan Viral Usai Lolos Pemeriksaan Bandara, Diduga Bukan Kali Pertama

Nama Khairun Nisa menjadi sorotan publik setelah aksinya terbongkar di media sosial. Dengan penampilan yang dinilai sangat meyakinkan, ia mengenakan seragam lengkap pramugari
Alasan Sebenarnya Khairun Nisya Nekat Menyamar Jadi Pramugari Batik Air Gadungan

Alasan Sebenarnya Khairun Nisya Nekat Menyamar Jadi Pramugari Batik Air Gadungan

Terungkap alasan sebenarnya wanita bernama Khairun Nisya (23) nekat menyamar sebagai pramugari gadungan maskapai Batik Air. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT