GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Politisi PPP Apresiasi MK yang Menolak Gugatan Batas Umur Capres/Cawapres

Dalam keputusannya MK menyebut undang-undang tersebut termasuk open legal legacy, sehingga harus dikembalikan kepada pembuat undang-undang yakni DPR dan Pemerintah.
Senin, 16 Oktober 2023 - 13:56 WIB
Politisi PPP, Perismon.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Polemik mengenai batas usia Capres dan Cawapres, akhirnya usai setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak semua gugatan tersebut. Dalam keputusannya MK menyebut undang-undang tersebut termasuk open legal legacy, sehingga harus dikembalikan kepada pembuat undang-undang yakni DPR dan Pemerintah.

Penolakan gugatan tersebut mendapat apresiasi dari Politisi PPP Perismon, yang mengaku sepakat dengan MK. Menurutnya soal batas usia Capres dan Cawapres itu sudah melalui proses yang panjang di DPR, sehingga harusnya untuk merubah itu dikembalikan ke DPR.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada waktu pembahasan RUU Pemilu oleh DPR dan Pemerintah, semua aspek sudah menjadi pertimbangan. Jangan hanya karena kepentingan sesaat undang-undang itu dirubah. Apalagi momennya kurang tepat pada saat ini, terlalu tinggi nuansa politisnya," ujar Perismon saat dihubungi wartawan di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (16/10/2023).

Perismon berharap tidak ada lagi polemik berkepanjangan mengingat tahapan pemilu sudah memasuki masa-masa krusial.

"Kita sudahi semua itu, kita fokus untuk menjalankan pemilu yang adil, damai dan menyenangkan. Sekarang ini sudah memasuki masa-masa krusial, sudah dekat dengan pendaftaran capres dan cawapres," lanjut Caleg DPR RI Dapil Sumatera Barat 2 itu.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun walaupun gugatan itu sudah ditolak, Perismon tetap mendukung para politisi muda mendapat kesempatan memimpin bangsa. Mungkin pada periode DPR selanjutnya, batas usia capres dan cawapres itu dapat dirubah sesuai dengan kondisi kekinian.

"Memang harus disesuaikan lagi, karena pada masa ini kita lihat sendiri banyak pemimpin-pemimpin muda yang potensial. Seperti Mas Gibran, Emil Dardak dan banyak lagi. Mudah-mudahan periode yang akan datang, semua itu dapat dibahas lagi," imbuhnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral