news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

donald trump.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan Mustofa

Risiko Geopolitik Mengguncang! Industri Asuransi Waspadai Dampak Tarif Trump

Industri asuransi Indonesia waspadai risiko global akibat tarif Trump. Tiga sektor paling rentan, strategi investasi konservatif jadi andalan.
Sabtu, 26 April 2025 - 11:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Ketegangan geopolitik global kembali memicu kekhawatiran di sektor industri asuransi. Salah satu sorotan utama adalah kebijakan tarif impor tinggi yang diberlakukan pemerintahan Donald Trump terhadap berbagai produk dari luar negeri.

Meski tak berdampak langsung ke industri asuransi Indonesia, langkah proteksionis ini bisa memicu efek domino yang mengguncang stabilitas perdagangan dunia. Jika tarif meningkat, biaya logistik ikut naik, efisiensi menurun, dan pada akhirnya mempengaruhi kestabilan ekonomi global.

Ekspor RI Terimbas Efek Domino Sebagai negara pengekspor, Indonesia berpotensi terkena imbas. Dengan porsi ekspor ke AS sekitar 10–11%, pemerintah perlu mengupayakan negosiasi tarif sambil menjajaki pasar alternatif. Bila ekspor melambat, sektor manufaktur dan digital bisa kesulitan mendistribusikan produksi, menambah beban risiko ekonomi.

Tiga Risiko Terbesar Bagi Industri Asuransi

  1. Asuransi Properti Rantai pasok dalam negeri bisa terganggu, terutama pada sektor manufaktur dan logistik. Stok barang menumpuk di gudang sewa, risiko kerusakan meningkat, dan potensi kebakaran karena reaksi kimia menjadi perhatian serius.

  2. Asuransi Logistik dan Kargo Volume perdagangan internasional menurun membuat premi logistik anjlok. Nilai pasar barang turun, namun premi tetap tinggi. Ketimpangan ini memperbesar risiko klaim.

  3. Trade Credit Insurance Produk ekspor yang dibayar dengan sistem term payment rentan gagal bayar jika pembeli di AS tidak bisa menjual barangnya. Risiko klaim meningkat drastis.

Efek Lanjutan: Reasuransi dan Kapasitas Risiko

Ketika klaim melonjak, perusahaan asuransi dalam negeri terpaksa mengalihkan risiko ke luar negeri lewat reasuransi. Kapasitas retensi domestik menyusut. Sejak 2023, pasar Indonesia jadi incaran global. Masuknya pemain asing menurunkan harga premi dan membuat industri lokal lebih mengandalkan kapasitas luar negeri.

Indonesia Re: Tetap Waspada, Tetap Stabil

Beatrix, Corporate Strategy PT Reasuransi Indonesia menegaskan bahwa perusahaan tetap pada rencana investasi 2025 yang sudah disusun sejak akhir 2024, meski tetap membuka ruang fleksibilitas jika kondisi berubah.

"Eksposur internasional kami kecil, jadi dampak langsung terbatas. Tapi kami tetap waspada," ujarnya.

Tiga Strategi Investasi Konservatif:

  • Realokasi Aset: Fokus pada integritas dan likuiditas.

  • Diversifikasi Portofolio: Optimalisasi tanpa mengejar risiko tinggi.

  • Instrumen Rendah Risiko: Tingkatkan porsi obligasi dan deposito, kurangi saham.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral