News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengadilan Banding AS Nyatakan Tarif Trump Ilegal, Akankah Berlanjut ke Mahkamah Agung?

Pengadilan banding AS memutuskan sebagian besar tarif era Trump ilegal, namun tetap berlaku hingga kasus dibawa ke Mahkamah Agung. Apa dampaknya bagi perdagangan global?
Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:10 WIB
Presiden AS Donald Trump
Sumber :
  • Xinhua

Washington, tvOnenews.com – Kebijakan tarif impor era Donald Trump kembali diguncang keputusan hukum. Pengadilan banding federal Amerika Serikat pada Jumat (29/8/2025) memutuskan bahwa sebagian besar tarif yang diberlakukan mantan Presiden Trump dinyatakan ilegal.

Meski demikian, para hakim mengizinkan tarif tersebut tetap berlaku sementara, memberi waktu bagi pemerintahan Trump untuk mengajukan banding ke Mahkamah Agung AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Putusan Hakim: 7 Lawan 4

Dari total 11 panel hakim pengadilan banding untuk Sirkuit Federal, sebanyak tujuh hakim menyatakan tarif Trump melanggar hukum. Sementara empat hakim lainnya berpendapat sebaliknya.

Keputusan ini memperkuat vonis pengadilan yang lebih rendah, yang sebelumnya menilai bahwa Trump telah melampaui kewenangannya dengan menggunakan undang-undang kekuatan ekonomi darurat untuk menerapkan tarif impor secara luas.

Tarif Masih Berlaku Sementara

Meskipun dinyatakan ilegal, para hakim mengizinkan tarif impor tetap berlaku hingga pertengahan Oktober 2025. Hal ini dimaksudkan agar pemerintahan Trump memiliki kesempatan untuk membawa kasus ini lebih jauh ke Mahkamah Agung AS.

Dengan keputusan ini, dunia usaha dan mitra dagang global masih menghadapi ketidakpastian. Tarif impor yang digagas Trump sejak 2018 telah memicu perang dagang dengan Tiongkok, Uni Eropa, hingga negara-negara berkembang seperti Brasil.

Pukulan Politik untuk Trump

Putusan pengadilan banding dianggap sebagai pukulan politik besar bagi Trump. Selama menjabat Presiden, ia menggunakan tarif impor sebagai senjata kebijakan ekonomi dan diplomasi internasional.

Namun, langkah hukum ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah perjanjian dagang yang sudah disepakati Trump dengan mitra utama, seperti Uni Eropa, masih memiliki legitimasi jika dasar hukumnya dinyatakan cacat?

Dampak bagi Perdagangan Global

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika Mahkamah Agung akhirnya menegaskan tarif Trump ilegal, maka hal ini bisa membuka pintu bagi mitra dagang AS untuk menuntut kompensasi atau bahkan mengajukan gugatan ke World Trade Organization (WTO).

Selain itu, negara-negara seperti Brasil dan Tiongkok dapat kembali menekan Amerika Serikat dengan kebijakan balasan. Bahkan, ketidakpastian ini bisa mengganggu stabilitas pasar global yang sudah rapuh akibat perlambatan ekonomi. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT