Keberhasilan Satgas PKH bentukan Presiden Prabowo melalui Perpres No 5 Tahun 2025 dalam menyelamatkan aset negara senilai Rp6,6 triliun mendapat respons positif
Jaksa Agung, Sanitiar (ST) Burhanuddin menegaskan uang dengan total Rp6,6 triliun yang diserahkan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto bukan berasal dari pinjaman.
Presiden Prabowo membeberkan bahwa proses penertiban yang dilakukan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) melawan korporasi nakal tidak berjalan mulus.
Uang sebesar Rp6,625 triliun itu terdiri atas penagihan denda administratif kehutanan senilai Rp2,344 triliun yang ditarik dari 20 perusahaan kelapa sawit dan satu perusahaan tambang.
Presiden Prabowo berdiri dan berbicara langsung di hadapan tumpukan uang senilai Rp6,6 triliun hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan dan Pertambangan (Satgas PKH).
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) mengatakan tidak akan tergesa-gesa memberikan 562.807,969 hektare lahan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Agrinas Palma Nusantara (Persero).
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa Satgas PKH bekerja terukur dan tidak sembrono, usai dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan.
Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Memdikbudristek), Nadiem Makarim kembali menjalani sidang lanjutan kasus dugaan korupsi laptop Chromebook dengan agenda tanggapan atas nota keberatan atau eksepsi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di PN Tipikor, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, mengungkapkan bahwa banyak atlet panjat tebing Indonesia yang mendapat tawaran untuk memperkuat negara lain.
Berikut bahan rekomendasi teks khutbah Jumat singkat terbaru dengan judul "Mengenal Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj".
Polres Metro Depok menetapkan lima tersangka dalam kasus turut serta dalam penganiayaan yang dilakukan oknum TNI AL, Serda M terhadap pria berinisial WAT (24) hingga meninggal dunia, dan satu pria lainnya berinisial DN (39) mengalami luka berat, di Gang Swadaya Emas, Tapos, Kota Depok, Jumat (2/1/2026) dini hari.
Nama Khairun Nisa menjadi sorotan publik setelah aksinya terbongkar di media sosial. Dengan penampilan yang dinilai sangat meyakinkan, ia mengenakan seragam lengkap pramugari