News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Plasma

Menteri ATR/BPN: Aturan Plasma Sawit Naik jadi 30%

Menteri ATR/BPN: Aturan Plasma Sawit Naik jadi 30%

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid tetapkan peningkatan kewajiban pemberian lahan plasma bagi perkebunan sawit dari 20% menjadi 30%. 
PT PEU Bantah Tuduhan Forum Petani Desa Terkait Kebun Plasma

PT PEU Bantah Tuduhan Forum Petani Desa Terkait Kebun Plasma

Kuasa hukum PT Padasa, Nadim Isaad, SH, dari Virangga & Partners merespons polemik terkait penyediaan lahan plasma bagi CPP Koperasi BMS yang melibatkan PT PEU.
Tuntutan Plasma Tidak Terealisasi, Warga Seruyan Tutup Akses dan Pabrik Kelapa Sawit

Tuntutan Plasma Tidak Terealisasi, Warga Seruyan Tutup Akses dan Pabrik Kelapa Sawit

Aksi ini merupakan yang ke 2 kalinya, karena saking jengkelnya warga, mereka akhirnya menutup paksa akses jalan keluar masuk menuju pabrik, sehingga aktivitas pabrik menjadi terganggu.
Korupsi Dana Bagi Hasil Kebun Plasma Rp1,6 M, Wali Nagari dan Ketua Bamus Nagari Sikabau Ditetapkan Tersangka

Korupsi Dana Bagi Hasil Kebun Plasma Rp1,6 M, Wali Nagari dan Ketua Bamus Nagari Sikabau Ditetapkan Tersangka

Wali Nagari Sikabau dan Ketua BAMUS Nagari Sikabau Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dharamasraya ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejaksaan Negeri Dharmasraya
Perjanjian Tidak Ditepati, Massa Bakar Kantor dan Fasilitas Pendidikan Milik Perusahaan Perkebunan Sawit di Seruyan

Perjanjian Tidak Ditepati, Massa Bakar Kantor dan Fasilitas Pendidikan Milik Perusahaan Perkebunan Sawit di Seruyan

Massa yang kecewa pada pihak perusahaan PT. HMBP, mulai hilang kesabaran hingga menerobos masuk pada malam hari, merusak fasilitas perusahaan lalu membakarnya.
Ratusan Warga 6 Desa Demo Perusahaan  Perkebunan Sawit di Padang Lawas, Tuntut Hak Pengelolaan Pola Plasma

Ratusan Warga 6 Desa Demo Perusahaan Perkebunan Sawit di Padang Lawas, Tuntut Hak Pengelolaan Pola Plasma

Dengan membawa spanduk dan poster, ratusan warga dari enam desa di Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas, mendatangi kantor perusahaan kebun sawit PT BRPL, Selasa (13/6/2023).
Ratusan Warga Madina Unjuk Rasa Tuntut Hak Plasma, DPRD Madina Diminta Segera Bertindak

Ratusan Warga Madina Unjuk Rasa Tuntut Hak Plasma, DPRD Madina Diminta Segera Bertindak

Warga Singkuang Satu Madina unjuk rasa tuntut hak plasma 20% dari perusahaan perkebunan. Menunggu DPRD Madina bertindak. Ancaman bermalam di kantor Bupati.
Cat Lovers Wajib Tahu, Berikut Bahaya Bulu Kucing Untuk Kesehatan dan Bisa Sebabkan 4 Penyakit Ini

Cat Lovers Wajib Tahu, Berikut Bahaya Bulu Kucing Untuk Kesehatan dan Bisa Sebabkan 4 Penyakit Ini

Tapi hal itu tidak bisa anda anggap remeh karena anda juga harus waspada bahaya penyakit yang bisa ditimbulkan dari bulu-bulu kucing yang rontok untuk kesehatan
Sumbang Devisa Terbesar Nasional, Investor Butuh Jaminan Investasi Berkelanjutan Dari Pemerintah

Sumbang Devisa Terbesar Nasional, Investor Butuh Jaminan Investasi Berkelanjutan Dari Pemerintah

Para investor dan pelaku usaha perkebunan kelapa sawit butuhkan kepastian yang nyaman dan aman laksanakan investasi.untuk bisa dijalankan secara berkelanjutan.
Tuntut Lahan Plasma, Ratusan Warga Blokir Perusahaan Perkebunan

Tuntut Lahan Plasma, Ratusan Warga Blokir Perusahaan Perkebunan

Ratusan warga Madina berunjuk rasa ke kantor PT. Rendi Permata Raya. Warga memblokir pintu perusahaan sehingga tidak ada kendaraan pengangkut TBS yang keluar.
Kelola Kebun Sawit Plasma Sistem Bapak Angkat Bermasalah, Masyarakat Tagih Janji Perusahaan

Kelola Kebun Sawit Plasma Sistem Bapak Angkat Bermasalah, Masyarakat Tagih Janji Perusahaan

Belasan masyarakat Tanjung Medan Kabupaten Rokan Hilir Riau memenuhi pemanggilan ke Mapolsek Pujud Polres Rohil terkait permasalahan kemitraan sistem bapak angkat yang laporannya masuk ke polisi. Pemanggilan dilakukan penyidik untuk meminta keterangan seputar kronologis bagaimana sebenarnya bentuk kerjasama kemitraan antara masyarakat Tanjung Medan dengan PT Torganda yang akhirnya sampai memperkarakan perusahaan atas laporan kasus dugaan penggelapan.
Ratusan Petani Plasma Tolak Kesepakatan Antara Koperasi Asmoja dengan PT.RAP di Kapuas Hulu Kalbar

Ratusan Petani Plasma Tolak Kesepakatan Antara Koperasi Asmoja dengan PT.RAP di Kapuas Hulu Kalbar

Penantian panjang petani plasma untuk mendapatkan hak atas lahan mereka pupus, akibat ulah pengurus koperasi Asmoja 1 yang memperpanjang kerja sama tanpa koordinasi dengan petani.
Memuat Konten Berikutnya...

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT