News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kelola Kebun Sawit Plasma Sistem Bapak Angkat Bermasalah, Masyarakat Tagih Janji Perusahaan

Belasan masyarakat Tanjung Medan Kabupaten Rokan Hilir Riau memenuhi pemanggilan ke Mapolsek Pujud Polres Rohil terkait permasalahan kemitraan sistem bapak angkat yang laporannya masuk ke polisi. Pemanggilan dilakukan penyidik untuk meminta keterangan seputar kronologis bagaimana sebenarnya bentuk kerjasama kemitraan antara masyarakat Tanjung Medan dengan PT Torganda yang akhirnya sampai memperkarakan perusahaan atas laporan kasus dugaan penggelapan.
Selasa, 26 Juli 2022 - 12:27 WIB
Kelola Kebun Sawit Plasma Sistem Bapak Angkat Bermasalah, Masyarakat Tagih Janji Perusahaan
Sumber :
  • Tim TvOne/Dedi E

Rokan Hilir, Riau - Belasan masyarakat Tanjung Medan Kabupaten Rokan Hilir Riau memenuhi pemanggilan ke Mapolsek Pujud Polres Rohil terkait permasalahan kemitraan sistem bapak angkat yang laporannya masuk ke polisi. Pemanggilan dilakukan penyidik untuk meminta keterangan seputar kronologis bagaimana sebenarnya bentuk kerjasama kemitraan antara masyarakat Tanjung Medan dengan PT Torganda yang akhirnya sampai memperkarakan perusahaan atas laporan kasus dugaan penggelapan.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dugaan kasus penggelapan ini dilaporkan masyarakat ke Polres Rokan Hilir hingga Bareskrim Mabes Polri melalui kuasa hukum yang mendampingi masyarakat setempat.

 

Kuasa hukum yang mewakili masyarakat Ari Hasibuan mengatakan surat laporan dugaan penggelapan yang dilakukan PT Torganda sudah masuk ke Polres Rokan Hilir dan mabes Polri.

 

"Saat ini sudah 15 orang masyarakat yang dimintai keterangan oleh penyidik kepolisian terkait laporan masyarakat tentang dugaan penggelapan yang diduga dilakukan Perusahaan dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit secara plasma dengan Sistem Bapak Angkat pemeriksaan dilakukan di Polsek Pujud Polres Rohil jelas Hasibuan.

 

Kerjasama Kemitraan Sistem Bapak Angkat ini berawal dari kerjasama antara masyarakat menggunakan atas nama Koperasi Wira Usaha Sungai Kuning (WUSKU) dengan PT TORGANDA untuk mengelola lahan milik masyarakat menjadi perkebunan kelapa sawit yang luasnya arealnya mencapai 4000 hektare di Kabupaten Rokan Hilir Riau.

 

Isi perjanjiannya yakni PT Torganda mengelola lahan tidur milik masyarakat secara plasma kemudian dibentuk kerjasama Kemitraan antara masyarakat dengan menggunakan koperasi Wira Usaha Sungai Kuning dengan PT Torganda sistem Bapak Angkat, namun sejak perjanjian itu ditandatangani hingga saat ini masyarakat mengaku tidak pernah menerima hasil dari panen kelapa sawit sesaui perjanjian yang sudah dikelola oleh perusahaan.

 

Ketua koperasi Wusku, Refli mengatakan kami hanya meminta hak sesuai perjanjian yang sudah disepakati dan ditandatangani, bahwa dari kerjasama Kemitraan Sistem Bapak Angkat tetsebut ada hasil yang nanti akan diberikan kepada masyarakat selaku pemilik tanah, namun hingga kini kami tidak pernah menerima hasil dari kerjasama tersebut kata Refli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Selama 15 tahun masyarakat Tanjung Medan ini memperjuangkan hak mereka yang tidak pernah mereka terima sejak penyerahan lahan kepada PT Torganda ditanda tangani.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT