Sifat asli terduga pelaku dari insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta diungkapkan oleh siswa. penasihat ahli Kapolri kupas misteri kode tulisan pada senjata yang ditemukan di TKP.
Ternyata ada sosok ini di balik keberanian Iptu Rudiana untuk muncul ke publik, Dedi Mulyadi sampai lemas dengar kronologi Eky dan Vina dari saksi Ismail.
Meski kini sudah berseliweran di TV dan podcast, Pegi Setiawan bisa ditangkap lagi jika terjadi hal ini kata Penasihat Ahli Kapolri, Aryanto Sutadi bilang...
Meski banyak saksi yang mengungkap Iptu Rudiana bersalah, tapi hal itu bisa tidak bermakna di mata hukum, begini kata Penasihat Ahli Kapolri, Aryanto Sutadi.
Penasihat Kapolri, Aryanto Sutadi menilai nasib Pegi Setiawan juga bergantung pada hasil PK para terpidana kasus Vina. Jika sidang PK gagal, kuli bangunan itu..
Penasihat Ahli Kapolri Aryanto Sutadi berpendapat Pegi Setiawan masih berpotensi menjadi tersangka kasus pembunuhan Vina dan Eky Cirebon. Namun Aryanto Sutadi -
Sejak kasus pembunuhan Eky dan Vina Cirebon viral kembali hingga Pegi Setiawan bebas di sidang Praperadilan, sebagian publik mengamati gerak-gerik Kapolda Jabar
Bebasnya Pegi Setiawan bisa bawa angin segar kepada para terpidana kasus Vina. Penasihat Kapolri Aryanto Sutadi mengatakan setelah jadi korban salah tangkap..
Penasihat Ahli Kapolri Irjen (Purn) Aryanto Sutadi menilai sidang putusan praperadilan penetapan tersangka Pegi Setiawan bakal menjadi penilaian hukum kasus
Penasihat ahli Kapolri Irjen (Purn) Aryanto Sutadi menilai kuasa hukum Polda Jawa Barat (Jabar) mampu menyajikan bukti dan saksi yang banyak kuantitasnya tinggi
Pengadilan Negeri (PN) Bandung putuskan menunda sidang praperadilan tersangka kasus pembunuhan Vina, Pegi Setiawan menjadi 1 Juli 2024 karena penyidik tak hadir
Sidang praperadilan tersangka kasus Vina, Pegi Setiawan yang harusnya dilangsungkan Senin (24/6/2024) lalu ditunda menjadi 1 Juli 2024 karena penyidik tak hadir
Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.