News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gawat, Pegi Setiawan Pasti Jadi Tersangka Lagi Jika Sidang PK Terpidana Kasus Vina Gagal, Penasihat Kapolri Bilang Polisi Tak Mungkin...

Penasihat Kapolri, Aryanto Sutadi menilai nasib Pegi Setiawan juga bergantung pada hasil PK para terpidana kasus Vina. Jika sidang PK gagal, kuli bangunan itu..
Senin, 22 Juli 2024 - 07:53 WIB
Gawat, Pegi Setiawan Pasti Jadi Tersangka Lagi Jika Sidang PK Terpidana Kasus Vina Gagal, Penasihat Kapolri Bilang Polisi Tak Mungkin...
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Penasihat Kapolri Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi menilai Pegi Setiawan pasti jadi tersangka lagi jika sidang peninjauan kembali (PK) terpidana kasus Vina gagal.

Pegi Setiawan sebelumnya telah memenangkan sidang praperadilan dan penetapan status tersangka kasus Vina atas nama dirinya sudah dinyatakan tidak sah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, ternyata Pegi Setiawan masih berpeluang menjadi tersangka kasus Vina kembali apalagi jika nanti sidang PK terpidana gagal.

Sementara para terpidana kasus Vina bersiap mengajukan PK untuk membuktikan mereka bukan pelaku pembunuhan.

Aryanto Sutadi menjelaskan, kini nasib Pegi Setiawan bergantung pada hasil sidang PK dari para terpidana kasus Vina.

Saat ini, Aryanto menjelaskan bahwa pihak Polri sedang menghitung dan perlahan memutuskan langkah selanjutnya soal kasus Vina.

"Perhitungannya begini, kita tunggu PK. Kalau PK ini ternyata berhasil, berarti dia menganulir pengadilan yang delapan (orang terpidana) itu. Estimate saya pasti gugur semua itu," kata Aryanto, diwawancarai TvOne, dikutip Senin (22/7/2024).

Jika para terpidana memenangkan PK dan dinyatakan tidak bersalah dalam kasus Vina, maka akan memberikan hasil yang sama bagi Pegi Setiawan.

Pegi Setiawan yang sebelumnya dijadikan tersangka DPO kasus Vina juga otomatis akan digugurkan semua penyidikannya.

"Polisi tidak akan lagi melanjutkan penyidikan Pegi ini," kata dia.

Aryanto menilai, setelah sidang PK itu berhasil maka polisi akan mengulang penyidikan kasus Vina dari awal.

Kesaksian para saksi yang banyak muncul sekarang ini pasti akan diolah dan dijadikan peradilan baru.

Tentunya dengan kesaksian yang berimbang dan scientific crime investigation atau investigasi berbasis ilmiah.

Tapi, Pegi Setiawan itu masih belum bisa bernapas lega khususnya jika PK para terpidana ditolak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Aryanto, kuli bangunan itu pasti akan jadi tersangka kasus Vina kembali jika sidang PK para terpidana gagal.

"Jadi untuk Pegi ini tergantung daripada PK. PK-nya diterima otomatis batal semua dan polisi wajib melakukan penyidikan ulang. Tapi, kalau PK-nya ditolak, Pegi pasti akan dijadikan tersangka lagi dengan mencari bukti baru," ujar dia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral