Ketahui Makna dan Sejarah Halal Bihalal pada Tradisi Lebaran
- viva.co.id
Hari kemenangan telah kita raih, 2 hari sudah kita menikmati suasana lebaran yang begitu banyak arti, selain mensucikan diri kembali, lebaran juga menjadi momen untuk memperkuat tali silaturahmi antar umat Islam.
Islam pun menganjurkan setiap umatnya untuk selalu melakukan silaturahmi karena silaturahmi adalah salah satu cara umatnya untuk memperpanjang umur, dimudahkan rezekinya dan dipenuhi rasa cinta dalam hidupnya.
Seperti janji Nabi Muhammad SAW yang patut untuk direnungkan, Beliau pernah bersabda.
“Barangsiapa menjamin untukku satu perkara, aku jamin untuknya empat perkara. Hendaknya dia bersilaturahmi, niscaya keluarganya akan mencintainya, diperluas baginya rezekinya, ditambah umurnya dan Allah memasukkannya ke dalam surga yang dijanjikan-Nya”.(HR. Ar-Rabii’).
Maka dari itu, melakukan kegiatan silaturahmi merupakan kegiatan yang diteladani Rasulullah karena disukai oleh Allah SWT.
Seusai perayaan Idul Fitri, umat Islam biasanya memiliki tradisi untuk berkumpul, bercengkrama dan memohon maaf dari lahir dan batinnya, sehingga tanpa sadar umat Islam sedang melakukan kegiatan silaturahmi.
Tradisi ini sering disebut dengan istilah halal bihalal yang dimaksud dengan halal bihalal yaitu, kegiatan tradisi berupa acara pertemuan atau perkumpulan yang digelar untuk saling bermaaf-maafan.
Halal bihalal ini sering kali diadakan dalam lingkup keluarga besar, lingkup kantor, lingkup sekolah, para tetangga, relasi kerabat serta orang-orang yang pernah berinteraksi secara langsung dengan yang bersangkutan.
Makna Halal Bihalal
Dengan makna menciptakan keharmonisan antar manusia, khususnya umat Islam selaku saudara seagama. Dengan kata lain, halal bihalal merupakan ajang silaturahmi untuk saling memaafkan di momen spesial Idul Fitri.
Dari tinjauan Al-Qur’an pun halal bihalal mempunyai makna yang hampir sama, yaitu berbagai hal yang baik dan juga menyenangkan. Dalam artian, Al-Qur’an menganjurkan umatnya untuk melakukan berbagai kegiatan yang memberikan arti kebaikan dan menyenangkan bagi semua umatnya.
Inilah salah satu alasan mengapa Islam memerintahkan untuk mempunyai sikap saling bermaafan dan menjaga tali silaturahmi yang sudah terjalin sebelumnya.
Sejarah Halal Bihalal
Namun harus diketahui, ternyata kegiatan halal bihalal yang rutin dilakukan setiap tahunnya oleh umat Islam ini hanya ada di Indonesia saja, halal bihalal memang berasal dari bahasa arab yang tidak dapat diartikan secara satu persatu kata antara halal, bi, dan halal.
Load more