Doa Ketika Cuaca Tak Lagi Bersahabat
- dok.ilustrasi iStock
Jakarta, tvOnenews.com- Bagi umat muslim memanjatkan doa ialah ibadah. Bisa diterapkan setiap hari tanpa dilewatkan.
Sebab ada waktu-waktu yang dianjurkan untuk berdoa dalam Islam yaitu, menjelang waktu maghrib. Juga hari Jumat, tapi pada dasarnya kapanpun seseorang bisa memanjatkan doa.
Seperti usai shalat, dan situasi tidak lagi aman atau mengancam keselamatan.
Saat ini, cuaca yang tak lagi bersahabat, mudah sekali terjadi hujan deras hingga buat banjir.
- dok.ilustrasi iStock
Melansir dari laman NU Online, berikut doa saat hujan lebat dan angin kencang yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Doa saat angin kencang
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا، وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا، وَشَرِّ مَا فِيهَا، وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ
Allāhumma innī as-aluka khayrahā wa khayra mā fīhā, wa khayra mā ursilat bih, wa a‘ūdzu bika min sharrihā wa sharri mā fīhā, wa sharri mā ursilat bih.
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan dari angin ini, kebaikan yang ada padanya, dan kebaikan tujuan diutusnya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan yang ada padanya, dan keburukan tujuan diutusnya.
Doa tersebut tercantum dalam Hadist Muslim No. 899. Sementara ketika hujan lebat yang berpotensi berbahaya, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk membaca doa berikut:
اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
Load more