Pemain Mualaf Ragnar Oratmangoen Curhat di H-14 Timnas Indonesia Lawan Australia, Wak Haji: Sangat Sulit untuk ....
- dok.instagram Ragnar Oratmangoen
Jakarta, tvOnenews.com- Timnas Indonesia tak lama lagi bakal bertanding dengan Australia pada 20 Maret 2025 mendatang di Australia. Hal ini pun menarik perhatian pecinta sepakbola Tanah Air.
Salah satu pemain yang disorot ada Ragnar Oratmangoen atau disapa Wak Haji. Namanya, diduga bakal absen pada laga kontra Timnas Indonesia dengan Australia nantinya.
- Instagram/@0ratmangoen
Alasannya, karena efek akumulasi kartu kuning selama pertandingan. Ragnar Oratmangoen sudah mengantongi 2 kali kartu kuning dilaga Bahrain dan Arab Saudi di Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Disamping itu, Ragnar Oratmangoen ini malah curhat. Obrolan pemain populer fi Timnas Indonesia itu, membagikan satu tips ramadhan ala Wak Haji.
Curhatan Pemain mualaf Ragnar Oratmangoen pun dibagikan dalam akun pribadi Instagramnya, dikutip pada Kamis (6/3/2025).
- dok.instagram Ragnar Oratmangoen
Curhatan Ragnar Oratmangoen H-14 Timnas Indonesia Lawan Australia
Dalam obrolan tersebut, dirinya sebagai seorang muslim, Ragnar Oratmangoen tetap menjalankan ibadah puasa ramadhan. Meski itu menjadi tantangan besar.
Kompetisi di Liga Belgia, tempat Ragnar Oratmangoen bermain bersama FCV Dender saat ini, tetap berlangsung seperti biasa sepanjang Ramadhan
"Saya selalu berusaha untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental karena saya juga melaksanakan pertandingan penting," ujar Ragnar, dari Instagram pribadinya.
Perubahan Waktu Istirahat dan Jaga Kondisi Prima saat Puasa Ramadhan
Lebih lanjut, Ragnar Oratmangoen itupun mengatakan kalau selama puasa ramadhan buatnya, menjadi lebih bisa merefleksikan waktu dan kondisi tubuh.
Terlebih membuatnya harus menemukan, cara terbaik untuk menyesuaikan kondisi fisiknya agar tetap prima di tengah intensitas latihan dan pertandingan.
"Ya itu juga sangat sulit. Tapi saya berusaha untuk mengonsumsi makanan yang sehat untuk tubuh. Minum yang cukup. Dan juga bersitirahat di siang hari,” tuturnya.
Berdasarkan informasi di atas, dari penjelasan Ragnar Oratmangoen selama bulan puasa ramadhan agar tetap prima meskipun padat kegiatan berlatih yaitu kelola waktu dan asupan sehat serta jam istirahat.
Load more