News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemain PS Putra Jaya Dipecat Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Dada Penggawa Perseta di Liga 4

Muhammad Hilmi langsung dipecat Putra Jaya Pasuruan setelah aksi tidak sportifnya layangkan tendangan kungfu terhadap pemain Perseta Firman Nugraha di Liga 4.
Selasa, 6 Januari 2026 - 09:59 WIB
Pemain Putra Jaya Pasuruan Muhammad Hilmi layangkan tendangan ke dada penggawa Perseta Firman Nugraha
Sumber :
  • Youtube PSSI Jawa Timur/Instagram @ps.putrajaya

tvOnenews.com - Lagi dan lagi, sepak bola Indonesia disuguhkan dengan peristiwa yang mencoreng sportivitas. Kali ini datang dari kompetisi Liga 4.

Peristiwa ini terjadi saat Putra Jaya Pasuruan berhadapan dengan Perseta 1970 Tulungagung di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (5/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua tim bertemu dalam tajuk babak 32 besar grup CC Liga 4 PSSI. Putra Jaya Pasuruan memakai jersi kuning sedangkan Perseta 1970 warna hijau.

Laga yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube PSSI Asprov Jawa Timur ini dimenangkan oleh Perseta 1970 Tulungagung dengan skor 7-2 atas Putra Jaya Pasuruan.

Kendati demikian, ada satu peristiwa yang membuat nama sepak bola Indonesia kembali tercoreng, yakni aksi tidak sportif dari pemain Putra Jaya Pasuruan, Muhammad Hilmi Gymnastiar.

Bagaimana tidak, Muhammad Hilmi Gymnastiar dengan sengaja melayangkan 'tendangan kungfu' ke arah dada pemain Perseta 1970 Tulungagung, Firman Nugraha.

Aksi itu terjadi ketika pertandingan memasuki menit ke-71 saat Putra Jaya sudah tertinggal empat gol dari Perseta. Saat perebutan bola di tengah lapangan, insiden ini terjadi.

Pemain Putra Jaya Pasuruan Muhammad Hilmi layangkan tendangan ke dada penggawa Perseta Firman Nugraha
Pemain Putra Jaya Pasuruan Muhammad Hilmi layangkan tendangan ke dada penggawa Perseta Firman Nugraha
Sumber :
  • Youtube PSSI Jawa Timur

Terlihat, Muhammad Hilmi Gymnastiar tak ada tendensi untuk merebut bola. Ia justru melakukan tendangan ke arah dada pemain Perseta, Firman Nugraha.

Sontak, Firman Nugraha terkapar setelah mendapat tendangan itu. Hilmi kemudian langsung diganjar hukuman kartu merah oleh wasit yang bertugas.

Firman Nugraha langsung ditandu keluar lapangan dan dirawat di dalam ambulans. Saat ini, pemain Perseta 1970 Tulungagung itu sudah siuman.

Di tubuhnya, terdapat beberapa luka bahkan masih merasakan sakit di bagian dadanya, sehingga Firman Nugraha masih mendapat perawatan intensif.

Adapun aksi tidak sportif ini langsung dikutuk keras oleh suporter di media sosial. Mereka mengecam tindakan yang mencoreng nama sepak bola Indonesia itu.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Muhammad Hilmi Gymnastiar yang bertindak kasar terhadap Firman Nugraha langsung mendapat peringatan tegas dari pihak klub, dalam hal ini Putra Jaya Pasuruan.

Lewat unggahan di akun Instagram @ps.putrajaya, Putra Jaya Pasuruan ambil tindakan tegas terhadap aksi tak terpuji dari Muhammad Hilmi Gymnastiar melalui surat keterangan bernomor PSPJ/02/05-01-2026. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT