Rupiah Anjlok, Balik Lagi Tembus Rp16.500 per Dolar AS
- Tim tvOne
Kedubes India menyatakan bahwa tindakan India tersebut bersifat terfokus dan tepat sasaran, yang diambil secara terukur dan bertanggung jawab serta dirancang agar tidak memicu eskalasi.
Sementara itu, Juru bicara militer Pakistan Letjen Ahmed Sharif Chaudhry mengatakan setidaknya hingga saat ini terdapat delapan orang tewas, 35 orang terluka, dan dua orang hilang setelah India melancarkan serangan rudal di Pakistan.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan “balasan setimpal” pada India yang telah menyerang kota-kota Pakistan dengan rudal, dan menyebut tindakan India tersebut “serangan pengecut” dan “aksi perang”.
Angkatan Udara Pakistan baru-baru ini telah menembak jatuh lima jet tempur India di tengah ketegangan dua negara bertetangga itu setelah India melancarkan serangan rudal.
Eskalasi antara negara tetangga bersenjata nuklir itu terjadi setelah serangan 22 April di Jammu dan Kashmir yang dikelola India menewaskan 26 orang.
India menyalahkan Pakistan atas serangan itu dan menuding adanya keterkaitan lintas batas antara Pakistan dengan pelaku serangan. Namun, Pakistan membantah tudingan itu.
“Sementara dari domestik, data pertumbuhan ekonomi yang di bawah ekspektasi juga memberikan tekanan pada rupiah,” ucap Rully.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 4,87 persen year-on-year (yoy) pada triwulan I 2025, atau menurun dibandingkan kuartal sebelumnya.
Konsumsi rumah tangga pertumbuhannya menurun menjadi 4,89 persen (yoy) pada kuartal I-2025, namun masih menjadi kontributor tertinggi sebesar 54,53 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
(ant/vsf)
Load more