News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menlu Sugiono Siap Bicara Lantang di Forum BRICS Brasil: Indonesia Kini Pemain Utama Global South

Menlu RI Sugiono akan hadiri pertemuan BRICS di Brasil. Bahas perdamaian global, reformasi tata kelola dunia, dan posisi strategis Indonesia di Global South.
Jumat, 25 April 2025 - 07:20 WIB
Menteri Luar Negeri, Sugiono.
Sumber :
  • Dok Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Indonesia kembali mencuri perhatian dunia internasional. Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, dipastikan akan menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri Luar Negeri BRICS di Rio de Janeiro, Brasil, pada 28–29 April 2025. Ini merupakan momen bersejarah, karena untuk pertama kalinya Indonesia hadir sebagai anggota penuh BRICS, setelah resmi bergabung pada Januari 2025.

Pertemuan ini menjadi ajang strategis di tengah dinamika global, membahas isu-isu penting seperti politik dan keamanan internasional, reformasi tata kelola global, serta peran negara-negara berkembang atau Global South dalam memperkuat multilateralisme.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia dan BRICS: Bukan Lagi Penonton

Menlu Sugiono dijadwalkan akan menyampaikan pandangan Indonesia terkait pentingnya peran BRICS dalam menciptakan dunia yang lebih damai, adil, dan setara. Ia akan menekankan reformasi institusi global agar lebih inklusif, transparan, dan adaptif terhadap tantangan zaman.

“Indonesia mendorong BRICS agar menjadi kekuatan konstruktif dalam menjaga perdamaian dunia dan menegakkan norma-norma internasional yang telah disepakati bersama,” ujar sumber Kemenlu RI.

Menjelang KTT BRICS, Diplomasi RI Makin Aktif

Pertemuan Menlu ini juga menjadi ajang penting dalam rangkaian menuju Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS yang akan digelar di Rio de Janeiro pada 6–7 Juli 2025. Salah satu fokus utama adalah pembahasan dokumen keluaran (outcome documents) yang tengah dirumuskan, serta Joint Statement yang akan mencerminkan posisi bersama negara-negara BRICS terhadap berbagai isu global.

Sebagai Ketua BRICS 2025, Brasil mengusung tema "Strengthening Global South Cooperation for More Inclusive and Sustainable Governance". Lebih dari 140 pertemuan BRICS telah diagendakan sepanjang tahun ini, dengan lebih dari 70 pertemuan sudah berlangsung baik secara daring maupun luring.

Diplomasi Bilateral: Sugiono Jadwalkan Pertemuan dengan Negara Sahabat

Selain mengikuti forum utama, Menlu Sugiono juga akan menggelar pertemuan bilateral dengan sejumlah negara sahabat yang hadir, memanfaatkan momentum diplomasi global untuk mempererat kerja sama dan membahas isu-isu prioritas kawasan.

Kehadiran Kuat Negara Berkembang

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Forum BRICS kali ini dihadiri oleh negara-negara anggota seperti Rusia, China, India, Afrika Selatan, Iran, UEA, Mesir, Ethiopia, Indonesia, dan Arab Saudi. Brasil juga mengundang negara mitra seperti Belarus, Bolivia, Kuba, Kazakhstan, Malaysia, Nigeria, Thailand, Uganda, dan Uzbekistan.

Dengan semakin aktifnya peran Indonesia di panggung internasional, pertemuan ini diyakini akan memperkuat posisi Indonesia sebagai bagian penting dari arsitektur global yang baru dan lebih berimbang. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT