Kronologi Kematian Siswi Ditemukan Mengapung di Sungai Versi Paman Korban
Nganjuk, tvOnenews.com - Seorang siswi SMK asal Nganjuk, Jawa Timur, ditemukan tewas setelah diduga dibunuh oleh seorang pemuda asal Kabupaten Malang yang baru tiga bulan dikenalnya melalui media sosial. Motif pembunuhan diduga dipicu perselisihan terkait biaya servis sepeda motor.
Jenazah korban ditemukan warga mengapung di Sungai Jilu, Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, pada 17 Februari lalu.
Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah tidak wajar, dengan tangan terikat dan tubuh mulai membusuk.
Polisi yang melakukan penyelidikan akhirnya menangkap seorang pria berinisial YDF di sebuah rumah kos di Kota Malang. YDF kemudian ditetapkan sebagai tersangka.
Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku mencekik korban dengan tangan kosong setelah terjadi cekcok mulut.
Perselisihan bermula ketika sepeda motor korban rusak saat perjalanan dari Nganjuk menuju Malang.
Biaya perbaikan motor tersebut menjadi pemicu pertengkaran yang kemudian berujung pada tindakan kekerasan.
Paman korban, Sayuti, mengungkapkan bahwa keluarga tidak mengetahui adanya rencana jahat dari pelaku.
Korban berpamitan keluar rumah pada 11 Februari sekitar pukul 18.30 WIB dengan alasan sebentar, namun tidak kunjung kembali.
Pihak keluarga kemudian mendapat kabar bahwa kendaraan korban rusak. Korban sempat diamankan oleh keluarga di wilayah Malang dan menginap di rumah pamannya sebelum kejadian tragis tersebut.
Menurut keluarga, korban mengenal pelaku hanya melalui media sosial dan komunikasi dilakukan secara daring.
Kasus ini masih dalam penanganan kepolisian. Pihak keluarga berharap pelaku mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap perkenalan melalui media sosial, terutama bagi remaja.