Polri Komitmen Hadirkan Layanan Pemenuhan Gizi yang Aman, Bermutu dan Merata
Jakarta, tvOnenews.com - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melaporkan capaian dan rencana penguatan program makan bergizi gratis ( Mbg) serta ketahanan pangan Polri di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam acara peresmian dan peletakan batu pertama 1.179 Sppg serta peresmian 18 gudang ketahanan pangan, Kapolri menegaskan komitmen Polri mendukung agenda strategis pemerintah dalam pemenuhan gizi dan kemandirian pangan nasional.
Hingga saat ini Polri telah memiliki 1.179 SPPG, terdiri dari 411 unit beroperasi, 162 dalam persiapan operasional, 499 dalam pembangunan, dan 107 tahap ground breaking.
Seluruh fasilitas tersebut diproyeksikan dapat melayani sekitar 2,94 juta penerima manfaat dan menyerap hampir 59 ribu tenaga kerja.
Sebanyak 33 SPPG dibangun di wilayah 3T, khususnya Papua, sebagai bagian pemerataan layanan gizi. Pada 2026, Polri menargetkan pembangunan meningkat hingga 1.500 SPPG di seluruh Indonesia.
Kapolri juga menekankan standar keamanan pangan dan higienitas melalui sertifikasi sanitasi, halal, serta uji laboratorium air pada fasilitas SPPG.
Untuk mendukung rantai pasok, Polri mengembangkan ekosistem pangan terintegrasi seperti tambak ikan, peternakan, hidroponik, hingga pabrik pakan yang melibatkan petani, peternak, UMKM, dan pelaku logistik.
Di sektor ketahanan pangan, Polri telah memiliki 18 gudang pangan di 12 Polda dan akan menambah 10 gudang baru pada 2026, sehingga total menjadi 28 gudang berkapasitas 1.000 ton per unit.
Selain itu, gudang besar berkapasitas 10.000 ton tengah dibangun di wilayah Polda Metro Jaya untuk memperkuat distribusi dan stabilitas pasokan pangan nasional.
Kapolri menegaskan Polri akan terus hadir sebagai “polisi rakyat” dengan mendukung penuh program pemerintah guna mewujudkan generasi sehat serta ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.