Fitch Ratings Ubah Outlook RI Jadi Negatif, Kadin Indonesia Dorong Strategi Baru Jaga Pasar Lewat MBG
- tvonenews.com/Abdul Gani Siregar
Jakarta, tvOnenews.com — Dunia usaha nasional merespons serius sinyal kewaspadaan dari lembaga pemeringkat global terhadap kondisi ekonomi Indonesia.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyebut berbagai penilaian lembaga internasional seperti Fitch Ratings, Standard & Poor’s, dan Moody’s Investors Service menjadi catatan penting bagi pelaku usaha untuk memperkuat fondasi ekonomi domestik.
Menurutnya, dinamika global dan berbagai proyeksi lembaga pemeringkat telah memicu kegelisahan di kalangan pelaku usaha dan masyarakat.
“Jadi pertama kita lihat bahwa banyak sekali hingar-bingar yang terjadi di masyarakat dan juga di dunia usaha. Entah dari misalnya outlook yang disampaikan oleh S&P, Fitch, Moody’s, itu tentu menjadi suatu catatan. Tapi yang paling penting ialah bagaimana dunia usaha melakukan tiga hal,” ujar Anindya, dalam keterangannya di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026).
Ia menegaskan, dunia usaha harus fokus memperkuat pasar domestik sebagai bantalan utama menghadapi tekanan ekonomi global. Salah satu instrumen yang dinilai memiliki dampak besar adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah.
“Yang pertama ialah bagaimana dunia usaha bisa terus meningkatkan kekuatan pasar. Nah, sehingga di sini MBG ini mempunyai suatu dampak yang positif dari sisi penciptaan pasar dengan adanya offtake dari pemerintah,” katanya.
Selain memperkuat pasar, Kadin juga menilai pentingnya membangun rantai pasok yang lebih tangguh agar stabilitas harga bahan baku tetap terjaga. Upaya tersebut akan dikaji melalui konsep baru yang disebut sebagai MBG-nomics.
“PR berikutnya ialah bagaimana menciptakan supply chain yang lebih resilien sehingga bisa menjaga tentunya harga dari bahan pasok tersebut. Nah, di sini lah Kadin akan membuat suatu kajian MBG-nomics, bukan saja bagaimana bisa memberikan makanan kepada 80 juta anak dan ibu-ibu menyusui, tapi juga dampak ekonominya sampai kepada lapangan kerja, serta apa yang harus juga dilakukan supaya supply chain-nya bisa lebih kuat atau rantai pasoknya,” ujar Anindya.
Dalam rangka memperkuat strategi ketahanan pangan nasional, Kadin juga menyiapkan penyelenggaraan forum internasional Food Security Summit yang rencananya digelar pada pertengahan tahun ini.
Load more