Omongan Pelatih Bahrain Perlahan-lahan Terbukti usai Timnas Indonesia Resmi Disanksi FIFA? Dragan Talajic Bilang ...
- Kolase Tim tvOnenews
tvOnenews.com - Omongan dari pelatih Bahrain, Dragan Talajic, perlahan-lahan bisa menjadi kenyataan seiring dengan sanksi dari FIFA kepada Timnas Indonesia.
Skuad Garuda masih perlu menjalani dua laga lagi pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada bulan Juni mendatang.
Tim asuhan Patrick Kluivert masih memiliki peluang untuk lolos langsung ke putaran final, namun peluang untuk melanjutkan kiprah ke putaran keempat adalah yang paling realistis.
![]()
Ole Romeny cetak gol untuk Timnas Indonesia. (Sumber: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)
Laga melawan China dan Jepang pada Juni mendatang akan menjadi penentu nasib Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Jika gagal meraih hasil maksimal, maka Bahrain dan China siap untuk memanfaatkan kesempatan, karena mereka berdua hanya terpaut tiga poin di belakang Timnas Indonesia.
Namun, jelang dua duel krusial pada bulan depan, skuad Garuda justru menerima kabar buruk seiring dengan sanksi yang diberikan oleh FIFA.
Pada Minggu (11/5/2025), Exco PSSI, Arya Sinulingga, mengonfirmasi bahwa Timnas Indonesia dapat surat dari FIFA soal hukuman yang disebabkan oleh insiden pada laga kontra Bahrain.
![]()
Timnas Indonesia melawan Bahrain. (Sumber: tvOnenews/Taufik Hidayat)
FIFA melihat adanya tindakan diskriminatif dari suporter pada laga kontra Bahrain, sehingga menjatuhkan hukuman kepada Timnas Indonesia.
"Kita kemarin sudah mendapatkan surat dari FIFA dengan referensi FDD 2338 tentang pasal 15 diskriminasi," ucap Arya Sinulingga.
"Jadilah keputusan dari FIFA yang menyatakan bahwa PSSI harus bertanggung jawab terhadap perilaku diskriminatif suporter pada saat pertandingan Indonesia melawan Bahrain yang dimainkan 25 Maret 2025 yang lalu," jelasnya.
Arya menyebut bahwa ada insiden di sektor 19 pada menit ke-80 ketika hampir 200 tim tuan rumah meneriakkan sesuatu yang berbau xenofobia.
![]()
Suporter Timnas Indonesia di laga kontra Bahrain. (Sumber: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)
"Berdasarkan laporan pertanyaan tersebut, FIFA menyatakan bahwa suporter tuan rumah Indonesia itu paling aktif di tribun Utara dan Selatan, peristiwa insiden terjadi di sektor 19 disebabkan oleh suporter Indonesia pada menit ke-80.
"Sekitar hampir 200 suporter tim tuan rumah meneriakkan slogan xenophobia Bahrain bla bla bla," jelas Arya Sinulingga.
Load more