Kabar Buruk, Timnas Indonesia Terancam Kehilangan Dua Pemain Jelang Laga Kontra China dan Jepang? Erick Thohir: Kita Harus Siap...
tvOnenews.com - Kabar kurang menggembirakan datang jelang dua pertandingan krusial Timnas Indonesia di putaran ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Dua bek andalan skuad Garuda, Kevin Diks dan Dean James, diragukan tampil saat menghadapi China dan Jepang bulan depan.
Keduanya saat ini sedang menjalani masa pemulihan cedera yang dialami saat membela klub masing-masing di Eropa.
- Instagram @kevindiks2
Kevin Diks sudah absen sejak awal April 2025 akibat cedera yang didapat ketika bermain untuk FC Copenhagen di Liga Denmark.
Sementara itu, Dean James juga mengalami cedera serupa di pertengahan bulan April saat memperkuat Go Ahead Eagles di kompetisi Eredivisie Belanda.
Absennya dua bek naturalisasi ini tentu menjadi tantangan besar bagi pelatih Patrick Kluivert, apalagi keduanya sempat menjadi tulang punggung pertahanan Indonesia dalam beberapa laga penting sebelumnya.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir pun buka suara soal kondisi Diks dan James.
- tvonenews.com - Ilham Giovani
Ia mengaku belum bisa memastikan apakah keduanya akan pulih tepat waktu untuk pertandingan melawan China (5 Juni 2025 di SUGBK) dan Jepang (10 Juni di Suita City Football Stadium).
“Saya tidak tahu. Yang namanya risiko cedera, pasti terjadi di seluruh pemain,” ucap Erick saat ditemui awak media.
Meski begitu, PSSI disebut telah mengantisipasi risiko seperti ini sejak jauh hari. Erick menegaskan bahwa pentingnya memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk menghadapi situasi tak terduga.
“Sejak dahulu, saya bilang kenapa kita perlu penebalan tim senior 2x11, bahkan di bawah itu 3x11. Karena ini memang talent pool kita harus tebal. Risiko cedera bisa terjadi kapan saja, apalagi saat turnamen menumpuk,” jelasnya.
Ia juga menyoroti fakta bahwa beberapa pemain senior masih memenuhi syarat bermain di Timnas U-23, sehingga membuat rotasi semakin sulit dilakukan di tengah jadwal yang mepet.
- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
“Timnas senior dan U-23 bertanding di bulan yang sama misalnya. Itu juga yang kita ketahui, tim senior banyak juga yang masih lolos kualifikasi untuk bisa bermain di U-23, tambah tipis lagi,” tambahnya.
Load more