Jakarta, tvOnenews.com - PSSI harus membayar miliaran rupiah jika memutuskan memecat Shin Tae-yong usai Timnas Indonesia tersingkir di Piala AFF 2024.
Shin Tae-yong sedang menjadi sorotan setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2024, karena kalah dari Filipina.
Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Filipina pada pertandingan pemungkas Grup B di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/12/2024).
Kegagalan itu membuat suporter di media sosial terbelah opininya, terkait posisi Shin Tae-yong sebagai pelatih skuad Garuda.
Beberapa suporter menilai tidak ada alasan bagi PSSI untuk memecat Shin Tae-yong, karena Piala AFF 2024 bukan turnamen resmi FIFA.
Selain itu, PSSI sejak awal memang menargetkan turnamen dua tahunan tersebut sebagai ajang regenerasi para pemain muda Indonesia.
Namun, ada beberapa suporter juga yang berpendapat bahwa pelatih asal Korea Selatan itu layak digantikan, setelah gagal membawa trofi juara.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pun menegaskan bahwa pihaknya akan mengevaluasi STY dan Timnas Indonesia usai Piala AFF 2024 berakhir.
Akan tetapi, Erick Thohir tidak merinci secara spesifik soal posisi Shin Tae-yong di kursi kepelatihan Tim Merah Putih.
Jika PSSI memutuskan untuk memecat Shin Tae-yong, tentu ada kompensasi yang harus dibayarkan kepadanya.
Pasalnya, Shin Tae-yong masih terikat kontrak dengan PSSI untuk menangani Timnas Indonesia sampai 2027 mendatang.
Pada 2022 lalu, mantan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengungkapkan gaji yang diterima STY selama menangani Timnas Indonesia.
Dalam periode kontrak jilid pertama pada 2019-2023, PSSI harus menggaji Shin Tae-yong sebesar Rp1,1 miliar atau Rp13,2 miliar.
Gaji yang diterima STY pada jilid pertama dipastikan bertambah dalam kontrak barunya yang ditandatangani pada 30 Juni 2024 lalu.
Erick Thohir, mengungkapkan melalui akun Instagram-nya bahwa Shin Tae-yong dikontrak selama tiga tahun atau sampai 2027.
Pada Oktober 2024 lalu, Shin Tae-yong sempat memberikan sedikit bocoran soal gaji yang akan diterimanya di dalam kontrak barunya.
Menurut Shin Tae-yong, gaji yang diterima saat ini sangat memuaskan.
"Saya tidak bisa mengungkapkan jumlah spesifiknya karena ada kesepakatan soal kerahasiaan, tapi saya sangat puas," ucap Shin Tae Yong dikutip dari Yonhap.
Berdasarkan komentar Shin Tae-yong tersebut, gaji yang diterimanya di kontrak barunya diprediksi bisa menembus hingga Rp2 miliar per bulan.
Gaji termasuk belum termasuk beberapa fasilitas lain seperti tempat tinggal, mobil, dan hal lainnya yang didapat.
Andai angka tersebut tepat, Shin Tae-yong bisa mengantongi gaji hingga Rp24 miliar untuk satu tahun.
Dengan sisa kontrak selama tiga tahun lagi, maka PSSI harus membayar kompensasi kepada STY sebanyak Rp72 miliar.
Load more