News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Hampir Pensiun Dini hingga Diremehkan Banyak Orang, Ernando Ari Akhirnya Buktikan Diri Jadi Kiper Paling Disegani di Asia

Jauh sebelum jadi andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia hingga disegani tim-tim Asia, kiper Ernando Ari ternyata hampir pensiun dini dari dunia sepak bola.
Minggu, 21 April 2024 - 20:13 WIB
Kiper Timnas Indonesia Ernando Ari
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Ernando Ari ternyata punya kenangan pahit sebelum jadi andalan pelatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.

Penjaga gawang klub Liga 1 Persebaya Surabaya itu sempat hampir pensiun dini hingga diremehkan banyak orang ketika diandalkan Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, Ernando Ari sampai saat ini hampir tidak pernah dilewatkan oleh pelatih Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Di Piala Asia 2023 beberapa waktu lalu, Ernando Ari tak tergantikan di bawah mistar gawang Timnas Indonesia sekaligus bawa skuad Garuda lolos 16 besar.

Ernando Ari melakukan penyelematan krusial saat Timnas Indonesia menerima serangan bertubi-tubi dari Vietnam sampai mengamankan kemenangan 1-0.

Shin Tae-yong kemudian kembali memberikan  kepercayaan kepada Ernando Ari saat Timnas Indonesia bertandang ke kandang Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Saat itu, Ernando Ari bermain sangat apik meskipun dalam kondisi tubuh yang kurang fit usai mengalami sakit demam jelang berangkat ke Vietnam.

tvonenews

Akan tetapi, jauh sebelum dirinya menjadi penjaga gawang Timnas Indonesia, Ernando Ari punya kisah kelam yang hampir mematikan karier sepak bolanya.

Usut punya usut, Ernando Ari pernah dirawat oleh dokter gadungan saat menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 pada 2020 lalu.

Kiper 22 tahun itu menderita cedera bahu kala membela Timnas Indonesia U-19, namun dokter palsu bernama Elwizan Aminudin mengatakan jika kondisi sang pemain baik-baik saja.

Elwizan Aminudin diketahui hanya mengandalkan google untuk mendiagnosa keluhan cedera dari pemain Timnas Indonesia.

Ia bahkan sampai membuat ijazah palsu terkait gelar profesi dokternya yang ketika itu ia lampirkan untuk menjadi tim medis Timnas Indonesia dan sejumlah klub Liga 1.

Hal inilah yang membuat cedera Ernando Ari tak kunjung sembuh hingga setahun lamanya sebelum tim medis Persebaya Surabaya mengambil tindakan operasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, postur Ernando Ari sebagai kiper timnas Indonesia juga pernah dikritisi oleh pengamat sepak bola nasional Justinus Lhaksana yang menurutnya terlalu kecil.

Coach Justin berpendapat jika tinggi badan Ernando Ari tidak ideal untuk mengawal gawang Timnas Indonesia dalam kejuaraan internasional.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT