Maarten Paes Dipermalukan Pengamat Bola di Live TV Belanda, Andalan Timnas Indonesia sampai Disebut Kiper Cacat
- ajax.nl
Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat sepak bola Belanda, Johan Derksen melontarkan kritik pedas terhadap keputusan klub raksasa Ajax Amsterdam yang mendatangkan kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, pada jendela transfer musim dingin lalu.Â
Pernyataan kontroversial itu disampaikan Derksen secara terbuka dalam program televisi populer Belanda, Vandaag Inside.
Kritikan tersebut bermula ketika komentator senior Rene van der Gijp membuka pembahasan soal penampilan Paes di bawah mistar gawang Ajax.Â
"Maarten Paes. Ah, astaga…," ujar Van der Gijp memulai komentarnya dengan nada geli dikutip dari Voetbal Zone pada Kamis (9/4/2026).
- instagram Maartenpaes
"Saya melihatnya melakukan sesuatu lagi, dan kemudian saya berpikir: itulah mengapa Anda mengenakan sarung tangan," lanjutnya disambut tawa di studio.
Panel acara kemudian menayangkan sebuah klip video yang merekam momen krusial pada menit ke-86 dalam laga Ajax kontra FC Twente yang berakhir dengan skor 1-2 untuk keunggulan Twente.
Dalam rekaman tersebut, Paes terlihat berusaha menghalau bola yang sudah hampir melewati garis gawang, namun justru melakukan kesalahan fatal dengan terlebih dahulu menyentuh bola menggunakan kaki tumpuannya sendiri.
Van der Gijp tidak berhenti sampai di situ dan kembali melempar sindiran tajam kepada sang kiper.
- Instagram @maartenpaes
"Dia tidak memakai sarung tangan tanpa alasan, Wilfred," ucap Van der Gijp sambil tertawa terbahak-bahak di hadapan rekan-rekannya di studio.Â
Pernyataan itu semakin memperkeruh suasana diskusi yang sudah berlangsung cukup panas malam itu.
Derksen pun tak mau kalah dan langsung mengambil giliran untuk mengungkapkan kekecewaannya secara blak-blakan terhadap manajemen Ajax.Â
"Dia kiper yang cacat. Bagaimana mereka bisa membelinya, Rene?" tanya Derksen dengan nada heran bercampur kesal kepada Van der Gijp.
- Instagram/maartenpaes
Derksen bahkan melanjutkan kritiknya dengan mempertanyakan logika rekrutmen yang diterapkan oleh manajemen Ajax dalam memilih penjaga gawang baru mereka.Â
Load more