News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Maarten Paes Dipermalukan Pengamat Bola di Live TV Belanda, Andalan Timnas Indonesia sampai Disebut Kiper Cacat

Pengamat Belanda, Johan Derksen sebut Maarten Paes kiper cacat dan pertanyakan keputusan Ajax membelinya. Kiper Timnas Indonesia itu dipermalukan live di TV Belanda.
Kamis, 9 April 2026 - 21:30 WIB
Penjaga gawang Timnas Indonesia dan Ajax Amsterdam Maarten Paes
Sumber :
  • ajax.nl

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat sepak bola Belanda, Johan Derksen melontarkan kritik pedas terhadap keputusan klub raksasa Ajax Amsterdam yang mendatangkan kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, pada jendela transfer musim dingin lalu. 

Pernyataan kontroversial itu disampaikan Derksen secara terbuka dalam program televisi populer Belanda, Vandaag Inside.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kritikan tersebut bermula ketika komentator senior Rene van der Gijp membuka pembahasan soal penampilan Paes di bawah mistar gawang Ajax. 

"Maarten Paes. Ah, astaga…," ujar Van der Gijp memulai komentarnya dengan nada geli dikutip dari Voetbal Zone pada Kamis (9/4/2026).

Media Belanda Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Maarten Paes  Selamat  dari Kasus Paspor Ajax Jadi Penyelamat
Media Belanda Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Maarten Paes 'Selamat' dari Kasus Paspor Ajax Jadi Penyelamat
Sumber :
  • instagram Maartenpaes

"Saya melihatnya melakukan sesuatu lagi, dan kemudian saya berpikir: itulah mengapa Anda mengenakan sarung tangan," lanjutnya disambut tawa di studio.

Panel acara kemudian menayangkan sebuah klip video yang merekam momen krusial pada menit ke-86 dalam laga Ajax kontra FC Twente yang berakhir dengan skor 1-2 untuk keunggulan Twente.

Dalam rekaman tersebut, Paes terlihat berusaha menghalau bola yang sudah hampir melewati garis gawang, namun justru melakukan kesalahan fatal dengan terlebih dahulu menyentuh bola menggunakan kaki tumpuannya sendiri.

Van der Gijp tidak berhenti sampai di situ dan kembali melempar sindiran tajam kepada sang kiper.

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes
Sumber :
  • Instagram @maartenpaes

"Dia tidak memakai sarung tangan tanpa alasan, Wilfred," ucap Van der Gijp sambil tertawa terbahak-bahak di hadapan rekan-rekannya di studio. 

Pernyataan itu semakin memperkeruh suasana diskusi yang sudah berlangsung cukup panas malam itu.

Derksen pun tak mau kalah dan langsung mengambil giliran untuk mengungkapkan kekecewaannya secara blak-blakan terhadap manajemen Ajax. 

"Dia kiper yang cacat. Bagaimana mereka bisa membelinya, Rene?" tanya Derksen dengan nada heran bercampur kesal kepada Van der Gijp.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, saat menjalani latihan jelang laga melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, saat menjalani latihan jelang laga melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026
Sumber :
  • Instagram/maartenpaes

Derksen bahkan melanjutkan kritiknya dengan mempertanyakan logika rekrutmen yang diterapkan oleh manajemen Ajax dalam memilih penjaga gawang baru mereka. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT