Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek ini.
Rano menjelaskan, revitalisasi Kota Tua ini melibatkan sejumlah pakar, salah satunya orang yang merevitalisasi Kota Lama Semarang di Jawa Tengah.
Dia menjelaskan, Kota Tua dibagi menjadi tiga zona, yaitu zona inti, pengembangan, dan penunjang. Nantinya, revitalisasi ini akan difokuskan terlebih dahulu di zona inti.
“Ini luasnya kira-kira kalau dari total Kota Tua itu hampir 363 hektar, tapi kalau zona inti kira-kira cuman 80,” kata Rano di Balai Kota Jakarta, Kamis (9/4).
“Tapi zona inti ini juga termasuk yang namanya Museum Bahari itu zona inti. Kemudian, ya, kalau Alun-alun Fatahillah teman-teman tahulah. Jadi artinya itu bagian zona inti,” tambahnya.
Kemudian, pembangunan tempat parkir dan pedagang kaki lima (PKL) akan masuk ke dalam prioritas.
“Tentu harus kita berikan fasilitas, namun harus kita atur agar suasana Kota Tua itu tidak terganggu, tapi itu menjadi bagian kehidupan masyarakat itu sendiri,” jelas Rano.
Lebih lanjut, Rano mengatakan bahwa revitalisasi Kota Tua tetap mengusung konsep kawasan rendah emisi. Untuk mendukung hal ini, Pemprov DKI berencana menghidupkan lagi trem di area Kota Tua.
“Ada satu format mungkin rencana kita akan membangun, mungkin bahasanya trem di dalam Kota Tua itu,” jelas Rano.
“Karena dulu Harmoni Jakarta dari Pasar Baru ke Kota Tua, saya masih ingat waktu itu saya masih kira-kira umur delapan tahun, saya masih sempat naik trem,” lanjutnya.
Dia menambahkan, rencana pembangunan trem akan dibahas bersama dengan tim proyek MRT Fase 2.
“Itu sebetulnya trem itu kan bisa menurunkan emisi. Itu salah satu yang sedang kita, tapi kita harus mendesain bersama-sama dengan MRT, karena di situ akan menjadi juga jalur MRT gitu lho,” ujar Rano. (saa/dpi)
Load more