News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik Ijazah Jokowi, Dua Solusi Alternatif

Untuk menolong Jokowi dari proses penghakiman secara sepihak oleh publik maka sebaiknya pemerintah membentuk tim investigasi independen untuk menjelaskan fakta sesungguhnya kepada publik mengingat Jokowi adalah mantan presiden yang berhak atas perlindungan.
Kamis, 24 April 2025 - 12:15 WIB
Dr. Salahudin Gaffar S.H., M.H. (Associate Professor Universitas Islam Asyafi'iyah Jakarta)
Sumber :
  • ist

Musa menjawab: "Lemparkanlah (lebih dahulu)!" Maka setelah mereka melemparkan, mereka menyihir mata orang banyak dan menjadikan orang banyak itu takut, karena mereka memperlihatkan sihir yang hebat (menakjubkan)." (Al-A'raf Ayat 115)

Dalam dialog antara tukang sihir Fir'aun dengan Nabi Musa Alaihimassalām nampak jelas ketidakpercayaan diri mereka untuk membuktikan keaslian kebenaran melalui sihir saat akan berhadapan dengan orisilitas kebenaran mukjizat dengan menawarkan siapa yang lebih dahulu yang harus membuktikan kebenaran. Sikap ragu yang luar biasa tentang kebenaran pada akhirnya mengantarkan mereka pada hidayah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika disimak, hal yang sama tampak dilakukan oleh para pendukung Jokowi, dan para intelektualnya berkata: "Ijazah Jokowi asli, kalau palsu kalian yang membuktikan lebih dahulu". 

Ulasan atau tadabur semacam ini bukan benci kepada Jokowi secara pribadi tapi kritik kepada pemuja Jokowi yang secara sadar atau tidak justru mencelakakan Jokowi. 

Bukan pula tindakan cocoklogi dengan kitab suci di tengah polemik yang berpotensi menjadi konflik tetapi secara moral kita mengajak mereka agar membangun ulang paradigma dan mindset terkait perkara  integritas di atas fondasi moral.

Implikasi hukum dan politik

Hal yang paling penting adalah bahwa persoalan ijazah itu terikat pada putusan hukum dan politik yang dibuat oleh Jokowi c.q. sebagai pejabat presiden yang membawa implikasi hukum dan politik pada kehidupan berbangsa dan negara saat ini dan nanti. Jadi sangat serius.

Dan secara tidak sadar telah dan akan membawa kerugian pada karir politik keluarganya. Efek dominonya akan panjang.

Jika Jokowi tidak bersikap jujur dan tidak bersikap sebagai negarawan sebagaimana kampanye yang keluar dari mulutnya. Jujur Itu Hebat! Maka "pengejaran" rakyat akan berlanjut pada Gibran dimana sekolah dan ijazahnya pun akan digugat oleh berbagai pihak selanjutnya tinggal menunggu bom waktu yang akan meledak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk menghindari sekaligus mengakhiri polemik berkepanjangan tersebut maka ada beberapa solusi yang bisa dilakukan.

Pertama sikap kenegarawan Jokowi  dengan cara mengungkapkan apa adanya terkait tuduhan tersebut secara terbuka disertai permintaan ma'af secara terbuka dalam hal terbukti seperti dugaan publik kemudian membuka siapa dalangnya. Dan publik [rakyat]  harus mema'afkan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT