Menilik Makna Idul Fitri hingga Tujuan Utama Puasa
- istimewa - istock photo
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Ayat ini menegaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga merupakan sarana untuk meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan seseorang. Dengan berakhirnya Ramadhan, Idul Fitri menjadi momen kemenangan bagi mereka yang telah berhasil menjalankan ibadah ini dengan penuh keikhlasan.
Berikut adalah beberapa makna utama lainnya di balik sebutan tersebut:
1. Kemenangan atas hawa nafsu
Selama Ramadhan, umat Muslim dilatih untuk membiasakan menahan hawa nafsu dari diri sendiri, termasuk makan, minum, serta berbagai hal yang membatalkan puasa.
Namun, tantangan terbesar bukan hanya soal fisik, tetapi juga menahan amarah, menjaga lisan, dan memperbaiki perilaku.
Maka dari itu Idul Fitri menjadi simbol atau juga sebuah momen kemenangan bagi mereka yang berhasil mengendalikan hawa nafsu dan meningkatkan kesabaran.
2. Kemenangan dalam menjalankan ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT
Puasa Ramadhan merupakan ibadah wajib yang harus dijalani setiap umat Muslim. Dan bagi mereka yang menjalani ibadah ini adalah bentuk ketaatan kepada Allah. Dengan menyelesaikan ibadah ini dengan penuh keikhlasan, seorang Muslim telah menunjukkan komitmennya untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Idul Fitri menjadi perayaan atas keberhasilan dalam menjalankan perintah-Nya dengan penuh kesungguhan, dan menjadi momen kemenangan atas keberhasilan-nya selama satu bulan penuh.
3. Kembali ke fitrah yang suci
Kata Idul Fitri sendiri berarti “kembali ke fitrah,” yaitu keadaan suci seperti bayi yang baru lahir. Ini karena Ramadhan adalah bulan pengampunan, di mana dosa-dosa dihapuskan bagi mereka yang bersungguh-sungguh dalam ibadah dan bertaubat.
Dan Hari Raya Idul Fitri menjadi simbol lahirnya kembali manusia dalam kondisi yang lebih bersih dan lebih dekat dengan Allah.
4. Kemenangan dalam menjalin silaturahmi antar sesama manusia
Idul Fitri juga identik dengan tradisi saling memaafkan. Ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan dengan keluarga, tetangga, dan sesama Muslim.
Memaafkan dan meminta maaf adalah bentuk kemenangan atas sifat ego dan kebencian yang bisa merusak hubungan sosial.
Load more