Jakarta, tvOnenews.com – Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tampak akur dalam acara penyambutan Gubernur DKI Jakarta yang baru, Pramono Anung.
Kehadiran dua sosok yang kerap dikaitkan dengan rivalitas politik itu disambut hangat oleh Pramono, yang menyebutnya sebagai tanda bahwa 'semesta mendukung' Jakarta lebih baik ke depan.
Pramono yang baru saja menerima jabatan dari Penjabat (Pj) Gubernur DKI Teguh Setyabudi, mengaku senang karena acara sertijab dihadiri oleh para gubernur terdahulu.
“Ini menunjukkan seperti yang disebutkan Pak (Pj) Gubernur tadi, semesta mendukung. Insya Allah Jakarta ini pasti akan lebih baik ke depan,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (20/2).
Pramono menyapa satu per satu mantan gubernur yang hadir, mulai dari Sutiyoso, Fauzi Bowo (Foke), Ahok, hingga Anies. Pemandangan itu disebutnya sebagai simbol dukungan penuh bagi masa depan Jakarta.
Lebih lanjut, Pramono menegaskan bahwa dirinya akan melanjutkan hal-hal baik yang telah dirintis para pendahulunya. Ia menyinggung bahwa langkah-langkah positif dari era Sutiyoso, Fauzi Bowo, Ahok, hingga Anies akan diteruskan tanpa ragu.
“Seperti yang saya sampaikan berulang kali, saya enggak punya beban. Saya pasti akan meneruskan apa yang baik yang dibuat oleh Bang Yos, Bang Foke, oleh Mas Anies, oleh Pak Ahok. Dan saya bergembira sekali apalagi kalau Pak Anies dan Mas Ahok sudah rukun dan damai,” kata politisi senior PDIP tersebut.
Tak hanya soal kerukunan Anies dan Ahok, Pramono juga menyoroti perdamaian dua organisasi masyarakat (ormas) besar di Jakarta, Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) dan Forum Betawi Rempug (FBR). Ia menyebut kini kedua ormas itu bersatu demi memajukan Jakarta.
“Saya juga bersyukur yang dulu yang namanya Forkabi dan FBR sekarang rukun banget. Ini menunjukkan Jakarta menatap ke depan untuk bekerja secara serius dan sungguh-sungguh,” pungkasnya.
Momen kebersamaan di Balai Kota ini pun menjadi harapan baru bagi warga Ibu Kota. Kerukunan para pemimpin masa lalu hingga ormas di Jakarta dianggap sebagai sinyal positif untuk mengawal perjalanan Pramono Anung dalam membangun Jakarta selama lima tahun ke depan. (agr/iwh)
Load more