News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sah! Pegi Setiawan Bukan Otak Kasus Kematian Vina Cirebon, Perempuan Indigo ini Berani Bilang ke Uya Kuya kalau Pelaku Aslinya Malah...

Anak indigo tersebut menyebutkan, bahwa kini salah satu pelaku sudah tidak ada di Indonesia. Ia dikirim ke luar negeri karena keluarganya yang bertugas di sana.
Rabu, 10 Juli 2024 - 20:24 WIB
Perempuan Indigo ini Bicara Lantang di Hadapan Uya Kuya, Ungkap Hal Mengejutkan soal Pelaku Sebenarnya di Kasus Kematian Vina Cirebon: yang Asli Sudah Pergi dari Indonesia, Keluarganya Punya Power
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

"Cuma yang satu awalnya masih ada di Jakarta. Terus, film Vina tayang, agak minggir dikit ke pelosok, ke perbatasan Jawa Barat dengan Jawa Tengah. Udah gitu sekarang dia sudah tidak ada di Indonesia. Kan, keluarganya ada di luar (negeri). Ada yang bertugas di luar," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Semakin membuat penasaran, Caca lagi-lagi memberi clue jika dua pelaku yang ia lihat dalam vision-nya itu ternyata anak dari pejabat. Ia juga menyebut, jika salah satu tersangkanya berasal dari keluarga yang 'penuh bintang'. Sepertinya 'penuh bintang' yang dimaksud adalah berasal dari keluarga dengan jabatan berbintang yang biasa dimiliki oleh kepolisian maupun TNI.

 

"Sebelumnya aku cuma menyebutkan satu orang tersangka yang berasal dari keluarga pejabat, ternyata sebenernya dua. Yang satu keluarganya berpengaruh banget. Bukan (anak bupati), penuh bintang. Netizen tau, deh, kalau aku kasih clue 'penuh bintang,"

 

"Yang kedua, (anak) pemimpin juga dan data anaknya ini diganti. Dia numpang (KK ke orang lain. Dan itu masih satu circle (dengan orang pertama tadi). Tersangka pertama sama yang kedua ini keluarganya sebenarnya kenal baik (satu sama lain)," lanjutnya.

 

Meski lewat penglihatannya itu Caca mengetahui hampir setiap detail tentang pelaku dan apa yang terjadi di tahun 2016 lalu itu, tapi ia memilih untuk tidak memberitahukannya ke polisi. Sebab, ia hanya bisa 'melihat' saja, tapi tidak memiliki bukti yang kuat untuk disampaikan kepada pihak kepolisian.

 

"Ya, masalahnya, kan, gue kalah sama pemimpin. Ya, berarti sama aja gue bunuh diri," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(ism)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kesaksian Relawan Saat Cari Syafiq Ali di Tengah Ganasnya Gunung Slamet, Ungkap Temukan Hal Aneh Ini

Kesaksian Relawan Saat Cari Syafiq Ali di Tengah Ganasnya Gunung Slamet, Ungkap Temukan Hal Aneh Ini

Seorang relawan mengungkap keanehan selama proses pencarian Syafiq Ali (18) yang hilang ketika mendaki Gunung Slamet. Jenazah baru ditemukan setelah 17 hari.
Pengakuan Guru SMK di Jambi yang Dikeroyok Puluhan Siswa, Ternyata Berawal dari Kata-kata Ini

Pengakuan Guru SMK di Jambi yang Dikeroyok Puluhan Siswa, Ternyata Berawal dari Kata-kata Ini

Agus Saputra, guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi buka suara soal video viral pengeroyokan dirinya oleh puluhan siswa. Begini kronologi lengkapnya..
Warga Nilai Tak Butuh JPO Sarinah, Halte Transjakarta MH Thamrin Masih Ramah Disabilitas

Warga Nilai Tak Butuh JPO Sarinah, Halte Transjakarta MH Thamrin Masih Ramah Disabilitas

Jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Mall Sarinah, Jakarta Pusat, kembali dibangun atas arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Polri Cium Ada Kecurangan di Kasus Gagal Bayar DSI, Dana Lender Diduga Dialihkan ke Perusahaan Terafiliasi

Polri Cium Ada Kecurangan di Kasus Gagal Bayar DSI, Dana Lender Diduga Dialihkan ke Perusahaan Terafiliasi

Bareskrim Polri menemukan adanya dugaan praktik kecurangan dalam kasus gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Gawat Indonesia Masuk Peringkat ke-3 Dunia Soal Penyebaran Kusta, Duta Kehormatan WHO Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Gawat Indonesia Masuk Peringkat ke-3 Dunia Soal Penyebaran Kusta, Duta Kehormatan WHO Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Penyebaran penyakit kusta di Indoneia mulai terbilang mengkhawatirkan dengan menduduki peringkat ke-3 di dunia jumlah penderitanya.
Gawat Indonesia Masuk Peringkat ke-3 Dunia Soal Penyebaran Kusta, Duta Kehormatan WHO Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Gawat Indonesia Masuk Peringkat ke-3 Dunia Soal Penyebaran Kusta, Duta Kehormatan WHO Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Penyebaran penyakit kusta di Indoneia mulai terbilang mengkhawatirkan dengan menduduki peringkat ke-3 di dunia jumlah penderitanya.

Trending

Isu Child Grooming Mengkhawatirkan, DPR Bakal Gelar Rapat Khusus

Isu Child Grooming Mengkhawatirkan, DPR Bakal Gelar Rapat Khusus

Fenomena child grooming yang belakangan ramai di media sosial akhirnya masuk radar DPR RI.
Apa Kabar Bio Paulin? Dulu Jadi Bek Tangguh, Kini Jadi Sorotan karena Tim Asuhannya Pegang Rekor Clean Sheet

Apa Kabar Bio Paulin? Dulu Jadi Bek Tangguh, Kini Jadi Sorotan karena Tim Asuhannya Pegang Rekor Clean Sheet

Jadi simbol kejayaan Persipura Jayapura di masa keemasannya, setelah lama gantung sepatu, bagaimana kabar dan kesibukan Bio Paulin saat ini?
3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

Persib Bandung harus mulai memikirkan langkah strategis untuk mengantisipasi kepergian Federico Barba. Salah satu opsi yang bisa diambil adalah merekrut pemain kelas dunia di sektor pertahanan.
Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Di tengah panasnya isu transfer Federico Barba dari Persib Bandung ke klub liga Italia, sang istri tiba-tiba buat unggahan yang justru bikin Bobotoh geram.
Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III tanam 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kelurahan Gambesi, Ternate, Maluku Utara Kamis (15/1/2026).
Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Syafiq Ali diketahui mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan, melalui Basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan, Pemalang, pada Sabtu (30/12/2025).
Selamat dari Pendakian di Gunung Slamet, Himawan Bikin Netizen Geram karena Jawabannya Berubah-ubah

Selamat dari Pendakian di Gunung Slamet, Himawan Bikin Netizen Geram karena Jawabannya Berubah-ubah

Usai viral kabar penemuan jasad Syafiq Ali kemarin, netizen mulai menyoroti jawabannya Himawan yang berubah-ubah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT