Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman
- Pixabay
tvOnenews.com - Tanpa terasa sebentar lagi akan sambut Hari Raya Idul Fitri. Kini sudah saatnya mempersiapkan diri untuk mudik ke kampung halaman.
Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda aman dan nyaman.
Tips Mudik Lebaran Dengan Mobil Listrik
1. Temukan Lokasi SPKLU
Sebelum berangkat, penting untuk merencanakan rute perjalanan dengan mempertimbangkan ketersediaan SPKLU terdekat agar tidak mudah kehabisan daya.
Sebagai pengguna kendaraan listrik wajib mengetahui kapasitas baterai, jarak tempuh yang dapat dicapai saat kondisi baterai penuh, hingga waktu yang dibutuhkan untuk pengisian baterai.
2. Periksa Kondisi Kendaraan
Lakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan termasuk sistem kelistrikan, daya baterai, sistem pendingin, serta sistem pengereman.
Langkah ini bisa dilakukan dengan pengecekan mobil listrik ke bengkel resmi terdekat dari rumah.
Pastikan mobil dalam kondisi prima sehingga dapat mencegah dan mengantisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Perlu diingat lagi, pastikan baterai terisi penuh sebelum berangkat.

- Pixabay
3. Manfaatkan waktu istirahat untuk mengisi daya
Ketika beristirahat di rest area, manfaatkan waktu beristirahat dengan mengisi daya agar perjalanan dapat lebih efisien tanpa resiko kehabisan daya di tengah jalan.
Jika memungkinkan, bawalah peralatan pengisian cadangan atau Portable Charger sebagai langkah mengantisipasi jika SPKLU di suatu lokasi penuh atau bahkan tidak beroperasi.
4. Perhatikan Gaya Berkendara
Selama perjalanan mudik, penting untuk selalu memperhatikan kecepatan dan gaya berkendara saat berada di jalan.
Berbeda dengan mobil konvensional yang boros saat kecepatan rendah, terutama saat jalanan macet. Mobil listrik justru akan boros energi saat digunakan dalam kecepatan tinggi.
Kondisi ini sering terjadi ketika melihat jalanan kosong atau arus cepat seperti berada di jalan tol.
Mobil listrik dapat menghasilkan torsi secara instan ketika hambatan udara semakin besar yang dihadapi kendaraan.
Oleh karena itu, hindari menyetir di kecepatan tinggi maupun dengan gaya agresif. Jagalah rata-rata kecepatan mobil dengan stabil di rentang 60-80 km per jam.
Load more