- Sritex
Bukan Sekadar Kredit Macet, Skandal Sritex Bongkar Dugaan Korupsi Sistemik di Balik Layar Bank Pemerintah
Saksi Kunci Tambahan: Siapa Saja yang Tahu dan Terlibat?
Penyidikan juga mengungkap keterlibatan dan pengetahuan dari berbagai pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam proses pencairan kredit. Beberapa nama penting yang telah diperiksa sebagai saksi:
-
ERN, dari Kantor Akuntan Publik, diduga mengetahui rekayasa laporan keuangan.
-
RFL, dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), salah satu anggota sindikasi kredit.
-
ADM, dari internal Bank BJB.
-
NTP, RNL, dan UK, yang turut mengisi potongan penting dalam peta dugaan korupsi ini.
Keterangan dari para saksi ini membantu membuka skema bagaimana kredit bermasalah bisa lolos berlapis-lapis prosedur dan cair dalam jumlah besar meski secara teknis dan hukum tidak memenuhi syarat.
Sistem Rusak, Bukan Sekadar Oknum
Kasus Sritex menegaskan bahwa kerusakan dalam sistem pembiayaan bukan semata soal oknum, tetapi persoalan tata kelola menyeluruh. Ketika analisis diabaikan, jaminan dihapus, dan rating tak dipedulikan, maka yang tercipta bukan pembiayaan—melainkan bom waktu.
Kejaksaan Agung terus membuka kemungkinan adanya pihak lain yang akan ikut bertanggung jawab. Karena korupsi seperti ini bukan hanya menyedot uang negara, tetapi juga mengikis kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan. (nsp)