Masriah, pelaku teror pembuang kotoran manusia ke tetangganya, Wiwik Winarti, kini diburu dua penegak hukum aparatur negara Satpol PP dan polisi karena mangkir.
Belajar dari kasus Masriah, warga Jogosatru, Sukodono, Sidoarjo yang kini terancam jerat bui lagi, masyarakat harus punya toleransi kepada tetangganya.
Masriah, emak asal Sidoarjo penyiram tinja ke rumah tetangga, Wiwik Winarti, diduga kabur dari rumah usai menjadi tersangka. Ia kabur sehari sebelum sidang.
Setelah sempat menjalani hukuman penjara terkait perbuatannya, Masriah, pelaku buang kotoran di Sukodono kini kembali diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka
Masih ingat sosok Masriah? Emak asal Sidoarjo yang buang kotoran manusia dan air kencing ke rumah tetangganya, Wiwik Winarti Agustus lalu, kini kembali berulah.
Marsiah masih acap kali melakukan terror. Wiwik saat dikonfirmasi tvOnenews.com melalui pesan daring, mengungkapkan terror berupa kata-kata menghina dan mencemooh masih terjadi
Meski hukuman penjara sebulan telah dilakukan akibat perbuatannya, namun tidak menyurutkan sikap Masriah, pelaku teror kotoran manusia untuk memusuhi korban.
Masriah, warga Jogosatru, Sukodono Sidoarjo, pelaku teror kotoran ke tetangganya, semakin menggila. Dirinya mengancam akan menutup akses jalan ke rumah korban.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta.
RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.