News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasca Halangi Proses Renovasi Rumah Tetangga, Aksi Teror Masriah Berlanjut, Ini Pengakuan Wiwik!

Marsiah masih acap kali melakukan terror. Wiwik saat dikonfirmasi tvOnenews.com melalui pesan daring, mengungkapkan terror berupa kata-kata menghina dan mencemooh masih terjadi
Senin, 4 September 2023 - 18:51 WIB
Wiwik Winarti, korban teror tetangga di Desa Jogosatru, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo
Sumber :
  • tvOne - khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.com Wiwik Winarti, korban teror tetangga di Desa Jogosatru, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo merasa bersyukur rumah bantaun renovasi Bupati Sidoarjo, Muhdlor Ali rampung dan bisa ditempati dengan nyaman.

Namun sayang, Marsiah masih acap kali melakukan terror. Wiwik saat dikonfirmasi tvOnenews.com melalui pesan daring, mengungkapkan terror berupa kata-kata menghina dan mencemooh masih terjadi, serta pelaku terkadang membunyikan benda keras di samping rumah Wiwik, hingga ia merasa tidak nyaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya lo mas bingung, hari-hari di samping rumah pelaku sering membuyikan atau memukul benda-benda secara kencang dan keras, bahkan dengan kata-kata umpatan dan cemoohan yang suaranya bisa didengar di dalam rumah saya,” ungkap Wiwik, Senin (4/9).

Wiwik yang sempat dibuangi kotoran manusia selama bertahun-tahun ini, hingga kini masih terus diteror pelaku Masriah. Wiwik merasa tidak nyaman dan aman hidup di lingkungan tersebut.

Wiwik merasa, terusik dengan teror terus menurusnya dari tetangganya tersebut. Padahal, pelaku sudah dihukum satu bulan penjara, karena tindakan membuang air kencing, tinja hingga sampah ke rumah Wiwik selama 7 tahun, namun tak juga jera.

Rumah yang berdekatan dengan rumah pelaku membuat dirinya tidak nyaman, terutama anak cucunya yang merasa tidak tenang.

“Saya jadi bingung mas, apa salah saya? apa dosa saya?. Saya gak pernah membalas perbuatan pelaku, terus sampai kapan mas ini berakhir. Semakin selesai pembangunaan renovasi teror itu makin kencang dan suara-suara itu terus keluar hingga anak cucu saya jadi sangat sangat takut mas," ucap Wiwik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya’Allah kenapa hal ini terjadi sampai hari ini, sudah lebih tujuh tahun ini terjadi namun sampai sekarang tidak kunjung reda bahkan terus berlanjut," keluh Wiwik.

Saat ini, Wiwik Winarti mengikuti nasihat Bupati Sidoarjo untuk hidup rukun. Wiwik Winarti hingga kini memilih diam dan bersabar atas sikap pelaku buang kotoran Marsiah. (khu/gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT