PSI DIY menyebutkan bahwa sinergi menjadi kunci penyelesaian kasus PKL Teras Malioboro. Semua pihak diharapkan bisa mengakomodir kepentingan rakyat kecil.
Para pedagang kaki lima (PKL) Malioboro yang terdampak relokasi menggeruduk Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Kompleks Kepatihan, Jumat (2/8/2024).
Polemik relokasi pedagang kaki lima (PKL) Malioboro masih berlanjut. pedagang merasa pemerintah tidak pernah melibatkan mereka dalam relokasi pertama dari selasar Malioboro ke Teras Malioboro (TM) 2.
Para Pedagang Kaki Lima (PKL) Malioboro mendatangi Polresta Yogyakarta untuk memberikan klarifikasi terkait adanya dugaan pengeroyokan di Teras Malioboro (TM) 2 pada Sabtu (13/7/2024) lalu.
Ratusan pedagang Teras Malioboro 2 menggelar aksi dengan berjualan di selasar Malioboro. Hal itu sebagai protes pedagang tidak dilibatkan dalam rencana relokasi
Hari terakhir batas waktu relokasi, kawasan pedestrian Malioboro Yogyakarta telah bersih dari Pedagang Kaki Lima atau PKL.Para Pedagang Kaki Lima ( PKL) telah pindah dari lokasi semula di sepanjang jalan Malioboro ke dua tempat yang disediakan yakni Teras Malioboro 1 dan 2.
Pedagang Kali Lima (PKL) Malioboro Yogyakarta mulai melakukan persiapan relokasi dengan menata lapaknya di Teras Malioboro dua, bekas kantor Dinas Pariwisata.