Penjabat Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono didampingi Penjabat Bupati Nganjuk Sri Handoko membebaskan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) korban pasung di Jl. Kapten Tendean III, Dusun Kartoharjo RT 03 RW 02 Desa Kartoharjo, Kecamatan Nganjuk
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur (Jatim), Adhy Karyono sudah berbicara dengan Pelaksana Tugas (Plt) dan Bupati Sidoarjo mendatang, Subandi terkait Hak Guna Bangunan (HGB) seluas 656 hektare (ha) di laut Sidoarjo.
Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto bersama Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyanto tanam jagung 1 juta hektar di lahan Polres di Kecamatan Talun, Blitar.Â
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menyampaikan apresiasi luar biasa kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas kerja kerasnya dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat
Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono meletakkan patung Gajah Mada ke dasar laut dalam rangkaian peluncuran Majapahit's Warrior Underwater dan Monumen Mas Bagus Wangsakarya di wisata Pantai Bangsring Underwater
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono bersama MenPan RB Abdullah Azwar Anas resmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kabupaten Trenggalek
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono lepas 1600 pelari di event Surabaya QRIS Run 2024 di depan Gedung De Javasche Bank Jalan Garuda Kota Lama Surabaya, Minggu (18/8)
Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) Peringatan HUT Ke-79 RI di Taman Makam Pahlawan 10 Nopember, Surabaya
Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menyebut bahwa pada Pemprov Jatim memiliki target pelaksanaan redistribusi tanah sebanyak 14.129 bidang pada tahun ini
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.