Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, menegaskan ketersediaan pangan terjamin hingga enam bulan ke depan, sehingga masyarakat tak perlu khawatir akan lonjakan harga atau kelangkaan bahan pokok.
Pemprov DKI Jakarta diminta siapkan naskah akademik soal 15 regulasi kewenangan khusus setelah Jakarta tak jadi ibu kota negara, sesuai UU Nomor 2 Tahun 2024.
Polemik penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 2 Tahun 2025 Tentang Tata Cara Pemberian Izin Perkawinan dan Perceraian yang disebut membolehkan poligami terus menjadi polemik
Demi kehidupan damai masyarakat, Pj Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Teguh Setyabudi mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga sikap toleransi antar umat beragama
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi menegaskan komitmen pihaknya untuk menyukseskan program makan bergizi gratis , khususnya di ibu kota.
Namun, tren Koin Jagat justru merusak sejumlah fasilitas umum (fasum) di ibu kota, seperti trotoar dan taman, akibat aksi tidak bertanggung jawab para pencari koin.
Penasihat hukum peserta Erlizar Rusli, SH., MH menggugat Pj Gubernur Aceh ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), berkaitan seleksi Kepala BPMA tahun 2024.
Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi berpesan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih untuk bisa fokus menyelesaikan permasalahan kemacetan, pendidikan hingga pertumbuhan ekonomi di kota metropolitan ini.
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi memimpin langsung pemantauan perayaan malam Tahun Baru 2025 di sejumlah lokasi strategis di ibu kota.Â
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.