Jakarta, tvOnenews.com – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Jakarta resmi berjalan di seluruh puskesmas kecamatan. Namun, muncul kekhawatiran bahwa layanan ini bisa mengganggu pasien lain yang datang untuk berobat.
“Makanya kemudian alurnya pun sudah mulai dibagikan, lantai-lantainya sudah dibagi,” ujar Teguh saat meninjau UKM Puskesmas Jati Dua, Jakarta Timur, Senin (10/2).
Teguh menjelaskan bahwa setiap puskesmas telah menerapkan sistem pendaftaran yang efisien, dengan penanda bagi peserta CKG.
“Di Pulogadung pakai gelang, di Tanah Abang pakai stiker, di Tebet pakai kalung. Nanti akan kami standarkan,” ungkapnya.
Selain itu, waktu pelayanan juga sudah diperhitungkan agar tidak mengganggu pasien umum.
“Dari hasil simulasi kami, sebetulnya satu peserta itu tidak lebih dari 30 menit,” kata Teguh.
Load more