Kasus surat suara tercoblos di TPS 06 Desa Juran Alas, Kecamatan Alas, resmi dihentikan penanganannya oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumbawa.
KPU Kabupaten Sumbawa akan mengusut kasus 100 lebih surat suara yang telah tercoblos sebelum dicoblos pemilih di TPS 06 Desa Juran Alas, Kecamatan Alas.
Sekitar 25 ribu massa pendukung dan relawan dari 8 kecamatan di Sumbawa Barat, NTB, mengantar pasangan calon Fud-Aher untuk mendaftarkan diri ke KPU Sumbawa Barat.
Sebanyak 14 Caleg terpilih DPRD Kabupaten Sumbawa, NTB, sampai saat ini belum menyerahkan tanda terima Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) ke KPU.
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sumbawa, NTB, mengumumkan rencana pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang di 6 Tempat Pemungutan Suara pada 24 Februari mendatang.
KPU Kabupaten Sumbawa, menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) dalam rapat pleno yang dilaksanakan, Rabu (21/6/2023). Jumlah DPT Sebanyak 367.987 pemilih.
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, menetapkan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) Pemilu tahun 2024, sebanyak 374.377
KPU Kabupaten Sumbawa, melaksanakan kegiatan sosialisasi Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPR, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, Selasa (28/3/2023).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan jadwal pembentukan Badan Ad Hoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024. Pendaftaran Badan Ad Hoc ini dilakukan melalui aplikasi Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc (SIAKBA).
Dalam rangka mendukung pelaksanaan penyelenggaraan tahapan pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024, sebanyak 29 orang pegawai Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa, melakukan cek kesehatan atau Medical Chek Up (MCU).Â
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.