News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPU Sumbawa Usut Kasus Ratusan Surat Suara Tercoblos di TPS 06 Desa Juran Alas

KPU Kabupaten Sumbawa akan mengusut kasus 100 lebih surat suara yang telah tercoblos sebelum dicoblos pemilih di TPS 06 Desa Juran Alas, Kecamatan Alas.
Jumat, 29 November 2024 - 11:51 WIB
KPU Kabupaten Sumbawa
Sumber :
  • irwansyah
Sumbawa, tvOnenews.com - KPU Sumbawa akan mengusut kasus 100 lebih surat suara yang telah tercoblos sebelum dicoblos pemilih di TPS 06 Desa Juran Alas, Kecamatan Alas, di hari pencoblosan 27 November 2024. Untuk menangani persoalan ini, KPU segera melakukan klarifikasi terhadap jajarannya.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua KPU Kabupaten Sumbawa, Syamsi Hidayat, yang dihubungi Kamis (28/11) mengatakan, klarifikasi ini untuk mengetahui akar persoalannya.
 
“Mulai dari KPPS, PPS dan PPK termasuk jajaran KPU di kabupaten juga akan dimintai keterangan. Prosesnya segera," tegasnya. 
 
Syamsi, membenarkan ada surat suara yang tercoblos ditemukan dalam kotak suara di luar amplop di TPS 06 Juran Alas. Informasi ini diperolehnya langsung dari PPK Alas.
 
"Memang itu terjadi adanya surat suara yang sudah tercoblos di dalam kotak," ujarnya.
 
Berawal dari surat suara dibuka, dikeluarkan dan dipilah. Sebab, sebelum dicoblos para pemilih, petugas PPS yang disaksikan para saksi termasuk petugas Panwas harus dihitung jumlah surat suara sesuai jumlah DPT plus lima persen. 
 
“Saat itu, KPPS mengeluarkan surat suara dan sudah dipilah. Ternyata, di dalam kotak, surat suara tersebut terdapat di bawah amplop. Menurut Syamsi, itu diketahui saat saksi menanyakan apakah kotak suara itu benar-benar kosong atau tidak. Pada saat kotak tersebut dibalik, tercecerlah surat suara yang sudah dicoblos. Yaitu surat suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur sebanyak 61 lembar, serta surat suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati sebanyak 59 lembar yang sudah tercoblos. Juga ada satu lembar surat suara yang rusak.
 
"Jadi jumlahnya 121 lembar surat suara (tercoblos) yang terpisah dari yang tidak tercoblos. Itu kejadiannya, saat akan dimulainya pemungutan suara," terangnya. 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Syamsi mengaku, belum mengetahui bagaimana itu bisa terjadi. Karena itu pihaknya akan melakukan klarifikasi. Karena sebenarnya, surat suara yang ada dalam kotak suara tidak sepantasnya tercoblos. Mengingat pihaknya mendistribusikan surat suara dari Gudang Logistik KPU dalam keadaan steril.

Kotak Surat Suara Sempat Disimpan 2 Malam di Kantor Desa Juran Alas

Ketua KPU Kabupaten Sumbawa, menuturkan, bahwa sebelumnya surat suara distribusikan dari gudang logistik kabupaten dalam kondisi steril setelah melalui pengecekan ketat oleh panitia. Setelah itu didistribusikan ke kantor desa untuk selanjutnya ke TPS.
 
Untuk surat suara ke TPS 06 Juran Alas, ungkap Syamsi, didistribusikan pada H-2 sebelum pemilihan atau Senin, 25 November 2024. Surat suara tersebut langsung diantar ke Kantor Desa Juran Alas. Surat suara itu sempat bersemayam selama dua malam di kantor desa, dan pada hari H, Rabu (27/11) usai sholat subuh, surat suara itu didistribusikan ke sejumlah TPS termasuk TPS 06 Juran Alas.
 
 "Ketahuannya surat suara itu sudah tercoblos saat berada di TPS," kata Syamsi. 
 
Disinggung ada kemungkinan dilakukan Pemilihan Suara Ulang (PSU) di lokasi tersebut pasca kejadian itu, menurut Syamsi, itu merupakan kewenangan Bawaslu. (irw/frd)
Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT