Pengamat pasar uang, Ariston Tjendra, sebut tidak ada faktor penggerak signifikan yang mempengaruhi nilai mata uang terutama rupiah jelang akhir tahun 2024.
Inilah beberapa alasan yang mendasari melemahnya rupiah dan dipastikan bukan karena penggeledahan Kantor Pusat Bank Indonesia oleh KPK baru-baru ini terjadi.
Nilai tukar rupiah hari Jumat (6/12/2024) dibuka menguat jika dibandingkan dengan hari kemarin, mengalami kenaikan 14 poin menjadi Rp15.848 per dolar AS.
Rupiah kemali melemah belakangan ini imbas dari data inflasi produsen Amerika Serikat sebanyak 12 poin atau sekitar 0,08 persen menjadi Rp15.874 per dolar AS
Rupiah yang sempat perkasa atas dollar Amerika Serikat kini kembali turun turun 56 poin atau 0,35 persen menjadi Rp15.840 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.784.
Rupiah melemah pada hari ini, Selasa (12/11/2024) menjadi Rp15,752 di tengah kekhawatiran pasar terkait kebijakan baru Presiden AS Donald Trump terkait tarif.
Rupiah diprediksi akan menguat pada hari ini, Jumat (8/11/2204) dan tidak akan melemah karena dipengaruhi kemenangan Donald Trump di Pilpres Amerika serikat
Rupiah pada hari ini menguat menjadi Rp15.809 per dolar AS, namun beberapa pengamat menyebut rupiah pada hari ini akan melemah seiring dengan menangnya Trump
Nilai tukar atau kurs Rupiah pada hari ini, Selasa (5/11/2023) kembali merosot hingga Rp15.784 jelagn perilisan data Produk Domestik bruto (PDB) Indonesia
Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Staf Khusus Menteri Agama RI sampaikan pesan mendalam dalam Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 Keluarga Besar Kawanua se-Dunia Indonesia di Jakarta (29/1/2026).