Menko Airlangga menyampaikan total anggaran yang disiapkan Pemerintah mencapai Rp2.567,9 triliun untuk menargetkan 8 program prioritas belanja negara 2026.
Dalam perubahan RAPBN 2026 yang disetujui oleh Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dan Gubernur Bank Indonesia (BI), pemerintah memutuskan menaikkan anggaran belanja.
Sri Mulyani menyampaikan bahwa angka belanja negara hingga Rp1.016,3 triliun mencerminkan kinerja belanja yang cukup signifikan dalam lima bulan pertama tahun ini.
Realisasi belanja pegawai kementerian dan lembaga (K/L) mencapai Rp102 triliun hingga April 2025, naik 6% secara tahunan dibandingkan periode yang sama di 2024.
Sri Mulyani pastikan APBN 2026 akan disusun secara efisien dan terarah. Pemerintah fokus pada belanja produktif dan delapan prioritas nasional, dari ketahanan pangan hingga akselerasi investasi global.
Belanja pemerintah pusat hingga Februari 2025 mencapai Rp211,5 T (7,8% pagu), lebih rendah dari tahun lalu (9,7%), didominasi belanja pegawai serta bansos.
Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Staf Khusus Menteri Agama RI sampaikan pesan mendalam dalam Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 Keluarga Besar Kawanua se-Dunia Indonesia di Jakarta (29/1/2026).