News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pebalap Aston Martin asal Jerman Sekaligus Juara Dunia Empat Kali Sebastian Vettel Pamit dari Ajang Formula 1

Juara dunia empat kali Sebastian Vettel menambah satu poin terakhir dalam koleksinya ketika menyudahi Grand Prix Abu Dhabi yang menjadi pemungkas kariernya.
Senin, 21 November 2022 - 06:34 WIB
Pebalap tim Aston Martin Sebastian Vettel
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Juara dunia empat kali Sebastian Vettel menambah satu poin terakhir dalam koleksinya ketika menyudahi Grand Prix Abu Dhabi yang menjadi pemungkas kariernya dalam Formula 1 pada Minggu (20/11/2022).

Setelah lolos Q3 kualifikasi, Sebastian Vettel finis sepuluh besar di Yas Marina setelah Lewis Hamilton mengalami masalah dengan mobilnya dan gagal merampungkan balapan.
Dengan hasil itu, pebalap berusia 35 tahun asal Jerman itu pamitan dari F1 dengan mengumpulkan 3.098 poin, 57 pole position, 53 kemenangan dan empat gelar juara dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada sesi wawancara dengan juara dunia Jenson Button di lintasan setelah lomba, Vettel mengatakan,"Saya harap bisa mendapat poin lebih banyak, tapi saya menikmati balapan ini."

"Saya rasa kami tidak menjalankan strategi terbaik, jadi ini disayangkan, karena mungkin kami bisa membalikkan keadaan di klasemen konstruktor, tapi secara umum ini adalah hari yang besar."

"Terima kasih yang tiada tara atas dukungan semuanya, banyak sekali bendera, wajah yang tersenyum, yang sangat-sangat spesial. Saya yakin saya akan merindukan ini dari yang saya rasakan sekarang ini," sambung dia.

Ketika dimintai untuk menyampaikan pesan-pesan terakhirnya sebelum pensiun, Vettel, yang sering menyuarakan sejumlah isu sosial mulai dari kesetaraan hingga perubahan iklim, berharap rekan-rekan pebalap dan semua pihak yang terlibat di grid F1 untuk meneruskan kerja baik mereka selama ini.

"Dua tahun terakhir mungkin sedikit mengecewakan dari sudut pandang olahraga, tapi sangat lah berguna dan penting bagi saya dalam hidup saya. Banyak hal terjadi, banyak hal yang saya sadari," kata dia.

"Saya rasa berada pada posisi kita sekarang ini adalah keistimewaan yang sangat besar, dan dengan itu ada tanggung jawab, jadi saya berharap untuk mewariskan sedikit dari itu untuk para pebalap lainnya, agar meneruskan kerja baik mereka selama ini."

"Sangat senang melihat kita memiliki kekuatan untuk menginspirasi dengan apa yang kita lakukan dan apa yang kita katakan," kata dia.

"Saya rasa ada hal-hal yang lebih besar dan lebih penting dari balapan dalam hidup ini, tapi tentunya ini adalah apa yang kita cintai dan melalui itu, apabila kita bisa mentransfer beberapa nilai yang sangat penting itu, ini sesuatu yang besar. Jadi saya memikirkan itu, dua tahun terakhir ini benar-benar luar biasa bagi saya."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum menjalani balapan terakhirnya, Vettel disambut dengan seremoni kecil oleh rekan-rekan pebalap yang berbaris di grid untuk memberikan penghormatan dan perpisahan.

Keluarga Vettel, termasuk sang ayah dan tiga anaknya, yang biasanya menghindari tampil di paddock F1, bahkan hadir untuk melihat penampilan terakhirnya. (ant/ade)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT