Bawa 4 Kemenangan Beruntun, Marco Bezzecchi Asapi Pembalap Ducati Lagi di MotoGP Amerika Serikat 2026?
- Reuters
Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, datang ke seri MotoGP Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas dengan modal impresif berupa empat kemenangan grand prix beruntun sekaligus (terhitung sejak musim 2025).
Dua kemenangan di awal MotoGP 2026 membawa Bezzecchi memimpin klasemen sementara dengan koleksi 56 poin.
- Reuters
Bawa 4 Kemenangan Beruntun, Marco Bezzecchi Asapi Pembalap Ducati Lagi di MotoGP Amerika Serikat 2026?
Tak hanya itu, Bezzecchi juga mencatatkan rekor dengan memimpin 101 lap balapan hari Minggu secara beruntun, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih pembalap Aprilia di kelas utama MotoGP.
Meski tampil dominan di balapan utama, performanya di sprint race musim ini membuatnya tetap waspada. Ia sempat kehilangan posisi terdepan di Thailand dan hanya finis keempat di Brasil, di luar podium.
“Saya merasa baik, saya merasa senang, ini tentu menjadi momen yang bagus, tetapi sekarang kami memulai akhir pekan balapan yang baru. Ini selalu menjadi babak baru,” ujar Bezzecchi, Kamis waktu setempat di COTA.
“Sirkuit ini sangat saya sukai, tempatnya luar biasa, begitu juga para penggemarnya. Jadi saya benar-benar tidak sabar untuk kembali mengendarai motor dan mencoba menikmati lintasan yang luar biasa ini.”
Meski demikian, catatan Bezzecchi di Austin pada kelas MotoGP belum terlalu menonjol. Hasil terbaiknya hanya finis keenam, yang diraihnya musim lalu bersama Aprilia dan pada 2023 saat masih membela tim VR46 Ducati.
Namun, ia pernah meraih podium di sirkuit ini saat masih berkompetisi di Moto3 dan Moto2.
Di sisi lain, rekan sesama pembalap MotoGP, Maverick Vinales, sempat tampil dominan di COTA pada musim 2024 bersama Aprilia.
Bezzecchi menilai kondisi saat ini sudah berbeda sehingga sulit dijadikan patokan.
“Setiap tahun selalu unik di olahraga ini. Memang benar Maverick tampil luar biasa dua tahun lalu, tetapi motor sekarang sudah benar-benar berbeda, jadi saya tidak terlalu tahu apa yang harus diharapkan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kekuatan Marc Marquez di COTA yang dikenal sangat dominan.
Load more